Dua Kasus Baru Corona di AS, Korban Tak Pergi ke Luar Negeri

CNN Indonesia | Sabtu, 29/02/2020 10:49 WIB
Dua Kasus Baru Corona di AS, Korban Tak Pergi ke Luar Negeri Ilustrasi. (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Kesehatan AS mengkonfirmasi dua kasus baru virus corona yang ditularkan kepada orang yang tidak bepergian ke luar negeri. Hingga saat ini sumber penularan belum diketahui, pasien mengaku tak melakukan kontak dengan orang sakit.

Melansir AFP, pasien tersebut diketahui memiliki histori kesehatan kronis dan sedang mendapat penanganan di rumah sakit setempat.

"Apa yang kami ketahui adalah virus (corona) sudah ada di California meski kami belum mengetahui telah separah apa," kata Direktur Kesehatan Umum Santa Clara Sara Cody, Jumat (28/2).


Pihak otoritas telah mengidentifikasi puluhan orang yang mengalami kontak dengan pasien. Untuk meminimalisir penyebaran wabah virus Covis-19, mereka dikarantina di rumah masing-masing.

Cody menyebut prioritas utama saat ini adalah pengawasan untuk mengetahui sejauh apa virus telah berkembang di kota California.

"Langkah tambahan untuk memperlambat penyebaran virus juga akan diterapkan," katanya.

Pada Kamis lalu, kasus pertama virus corona diumumkan terjadi kepada wanita di California bagian utara. Pasien yang tak melakukan perjalanan ke daerah yang terjangkit wabah telat didiagnosa karena menunjukkan gejala mirip virus corona.

"Sekolah harus memiliki perencanaan dan memberikan opsi belajar dari rumah. Pertemuan bisnis secara langsung juga dapat diganti dengan konferensi telepon atau video," Usul Cody.

Lebih lanjut, pihak kesehatan California meminta masyarakat untuk bersiap akan kemungkinan lonjakan kasus.

"Saya tahu situasi ini mungkin mengkhawatirkan dan disrupsi yang diakibatkan dapat menyulitkan kegiatan sehari-hari terutama saat kami belum mengetahui pasti akan keadaan yang sebenarnya," katanya.

Dinas Kesehatan AS pun menemukan kasus ketiga dari virus corona yang ditransmisikan kepada orang yang tidak bepergian ke luar negeri atau melakukan kontak dengan siapa pun yang diketahui sakit.

Pihak berwenang mengatakan kasus baru terkena warga yang tinggal di negara bagian Oregon Barat. Pasien dewasa, yang telah dirawat di rumah sakit, diketahui telah melakukan kontak dengan orang-orang di sekolah dasar.

Menurut John Hopkins CSSE, per Jumat dinyatakan 64 orang terjangkit virus corona di AS. Gubernur California Gavin Newsom mengatakan sebanyak 33 orang dinyatakan positif terjangkit virus corona, 5 di antaranya telah meninggalkan AS.

Sementara, sebanyak 85.176 ribu orang di dunia dinyatakan terjangkit virus Covid-19 dan 2.919 kasus meninggal dunia.


[Gambas:Video CNN]


(wel/age)