Tekan Virus Corona, New York Larang Warga Makan di Restoran

CNN Indonesia | Senin, 16/03/2020 13:39 WIB
Pemerintah Kota New York melarang penjualan di restoran, bar, dan kafe, kecuali untuk melayani pesanan yang dibawa pulang untuk menekan penyebaran virus corona. Virus corona di New York, Amerika Serikat. (AP Photo/Mark Lennihan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kota New York melarang penjualan di restoran, bar, dan kafe, kecuali untuk melayani pesanan yang dibawa pulang. Kebijakan tersebut diberlakukan sejak Minggu kemarin, untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

"Saya akan menandatangani Perintah Eksekutif yang membatasi restoran, bar, dan kafe hanya untuk pengambilan dan pengiriman makanan," kata Walikota New York Bill de Blasio dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Senin (16/03).


De Blasio juga memberlakukan kebijakan ini untuk kelab malam, bioskop, rumah teater, dan juga tempat konser. New York telah lebih dulu melarang kegiatan perkumpulan lebih dari 500 orang, termasuk teater Broadway.


[Gambas:Video CNN]

Melansir CNN, Wakil Presiden Mike Pence mengatakan pemerintah negara bagian lain juga merencanakan kebijakan yang sama. Namun, aturannya masih dalam pemeriksaan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

"Apa yang dikatakan oleh tim perawatan kesehatan saya, yang termasuk orang terbaik di dunia, adalah sangat penting bagi Anda untuk mengikuti data, Anda membuat keputusan berdasarkan keadaan yang terjadi di komunitas itu," kata Pence.


Dalam upaya menekan penyebaran virus corona, Trump menutup sekolah dan ruang publik, seperti museum. Trump juga melarang sementara wisatawan dari Eropa berkunjung ke negaranya.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Menurut data Worldometers.info, hingga hari ini, virus corona tercatat menelan nyawa 69 orang di AS dan menginfeksi 3.777 orang. Secara global, virus ini menginfeksi lebih dari 169 ribu orang dengan jumlah kematian sebanyak 6.500 jiwa dan 77.771 orang dinyatakan sembuh. (ang/dea)