Lansia Tinggal di Rumah, Moskow Beri Kompensasi Rp826 Ribu

CNN Indonesia | Rabu, 25/03/2020 01:19 WIB
Lansia Tinggal di Rumah, Moskow Beri Kompensasi Rp826 Ribu Walikota Moskow meminta lansia untuk tetap tinggal di rumah atau di pedesaan dan akan memberikan kompensasi sebesar 4.000 rubel atau sekitar Rp826 ribu. (Foto: CNN Indonesia/Tiara Sutari0
Jakarta, CNN Indonesia -- Walikota Moskow, Sergei Soyanin mengatakan lansia yang berada di kota tersebut untuk tetap berada di dalam rumah agar tak terinfeksi virus corona. Selain tinggal di rumah, para lansia juga bisa tinggal sementara di daerah pedesaan.

Sobyanin mengatakan lansia yang berusia lebih dari 65 tahun harus mematuhi aturan tersebut untuk tempo 26 Maret hingga 14 April.

"Anda mungkin tidak suka dan keberatan dengan aturan ini, tapi percayalah jika ini dilakukan karena pemerintah peduli dengan kondisi Anda," ujar Sobyanin dalam rekaman video yang dirilis melalui situs resminya.


Kendati demikian, Sobyanin memastikan warga tetap diperbolehkan untuk keluar rumah dengan terlebih dahulu mendaftarkan nomor telepon yang bisa dihubungi.

"Anda masih bisa pergi ke toko atau apotek hanya jika sangat diperlukan. Hal terbaik untuk dilakukan dengan pergi ke dacha (rumah di pedesaan) atau keluar rumah saat cuaca hangat," ujarnya menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

Mengutip AFP, dalam kesempatan tersebut Sobyanin tidak mengungkapkan hukuman yang akan dijatuhkan bagi pensiunan atau lansia yang melanggar aturan tersebut.

Bagi lansia yang mematuhi aturan, pemerintah setempat akan memberikan kompensasi sebesar 4.000 rubel atau sekitar Rp826 ribu.

Ia mengatakan anak muda juga diminta untuk membatasi komunikasi dengan orang tua untuk mencegah penyebaran virus corona dan membantu para lansia hidup mandiri.

Hingga Senin (23/3) Rusia mencatat 438 kasus, atau bertambah 71 pasien yang terinfeksi virus corona dengan satu orang meninggal. Sekitar 16 pasien dinyatakan sembuh. Sebagian besar kasus pandemi corona diketahui menyebar di Moskow.

Lansia Tinggal di Rumah, Moskow Beri Kompensasi Rp800 RibuFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
(AFP)