Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam, menuturkan langkah ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).
"Mulai tengah malam tanggal 25 Maret, semua orang non-warga Hong Kong yang terbang dan datang dari luar negeri tidak akan diizinkan masuk wilayah ini," kata Lam dalam jumpa pers pada Senin (23/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangkaian pembatasan perjalanan ini diberlakukan Lam demi menghentikan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Sejak awal kasus corona menyebar di China, Hong Kong telah membatasi perjalanan ke Negeri Tirai Bambu hingga akhirnya menutup seluruh akses dan perbatasan ke negara tersebut.
Dilansir AFP, selain menerapkan larangan perjalanan, Hong Kong mencabut izin menjual alhokol bagi 8.600 restoran dan bar di wilayahnya. Namun, pemerintahan Lam masih mengizinkan restoran dan bar-bar tetap buka.
Lam tidak merinci kapan pencabutan lisensi alkohol itu akan berlaku. Ia menuturkan undang-undang darurat terkait situasi darurat corona saat ini tengah dirancang, termasuk soal larangan penjualan alkohol. (rds/evn)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian