1. Singapura Larang Kedatangan WNA untuk Tekan Penularan Corona
Pemerintah Singapura memutuskan untuk melarang sementara kedatangan turis atau warga asing yang hendak berkunjung atau sekedar singgah serta memperketat perbatasan mulai Senin (23/3) kemarin, sebagai langkah menekan penyebaran virus corona (Covid-19).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Singapura hanya mengizinkan sebagian pekerja asing yang memegang izin bekerja di sektor transportasi dan kesehatan untuk berkegiatan.
[Gambas:Video CNN]
2. Myanmar Konfirmasi Kasus Corona Pertama
Myanmar mengumumkan kasus infeksi virus corona pertama pada Senin (23/3), setelah sejumlah pihak sempat meragukan negara itu seolah kebal Covid-19.
Dalam keterangan perdananya, Kementerian Kesehatan Myanmar langsung mengonfirmasi dua kasus, yaitu seorang pria baru kembali dari Amerika Serikat dan satu laki-laki yang pulang dari Inggris.
"Kami akan menginvestigasi semua orang yang berhubungan dekat dengan kedua pria ini," demikian pernyataan Kemenkes Myanmar seperti dikutip AFP.
Sejak wabah ini merebak, sejumlah pihak meragukan klaim Myanmar yang sama sekali tak melaporkan kasus corona di negaranya.
Mereka curiga karena Myanmar berbatasan langsung dengan China dan sanitasi di negara itu juga belum berkembang pesat.
3. Malaysia Tangkap dan Karantina 12 Jamaah Ijtima Dunia di Gowa
Aparat keamanan Malaysia dilaporkan menangkap 12 warganya yang merupakan jemaah Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan, setibanya di Negeri Jiran. Usai diamankan, puluhan warga Malaysia ini kemudian akan dikarantina untuk menekan penyebaran virus corona.
Kepala Kepolisian wilayah Tawau, Peter Ambuas menuturkan 12 warga Malaysia merupakan peserta itima dunia Zona Asia yang batal digelar.
Peter menuturkan 12 jemaah tersebut berupaya pulang dan memasuki perairan Sabah dengan menggunakan sebuah perahu.
[Gambas:Video CNN]
Namun, upaya tersebut gagal setelah dicegat oleh tim patroli laut gabungan Badan Penegakan Hukum Maritim dan angkatan bersenjata Malaysia sekitar pukul 15.20 waktu setempat.
Usai ditangkap tim patroli laut, belasan peserta ijtima itu digiring menuju Pusat Karantina dan Bea Cukai Imigrasi sebelum diserahkan kepada aparat keamanan. Kabarnya para peserta ijtima ini akan dikarantina di gedung institut Perguruan Tawau. (ayp/ayp/ayp)