FOTO: Doa-doa yang Tak Pernah Padam

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 24/03/2020 15:16 WIB

, CNN Indonesia -- Di tengah pandemi corona, ibadah massal ditiadakan di berbagai negara dan berganti dengan memanjatkan doa dari balik tembok rumah.

Pada akhir pekan lalu, seorang pendeta mengadakan kebaktian di ruang gereja yang kosong di Saint-Antoine. Ibadah itu kemudian ditayangkan secara langsung (live-stream) kepada para jemaat. (Kenzo TRIBOUILLARD/AFP)
Pandemi corona yang telah menyebar ke lebih dari 180 negara membuat perkumpulan massa harus ditiadakan, termasuk ibadah ke gereja, mesjid atau vihara. Pintu-pintu tempat ibadah pun tertutup rapat. (Kenzo TRIBOUILLARD / AFP)
Di Kolombia, orang-orang memanjatkan doa di depan pintu gereja Basilica Yang Maha Penyembuh, berharap wabah corona segera mereda. (Luis ROBAYO / AFP)
Don Giuseppe Corbari, pastur dari Gereja Robbiano, mengadakan misa pada Minggu lalu sembari menatap foto-foto selfie dari jemaatnnya. (Piero CRUCIATTI / AFP)
Sementara di India, seorang polisi lalu lintas memegang tanda ajakan bagi masyarakat memanjatkan doa dari rumah saja. (NOAH SEELAM / AFP)
Seorang pemeluk keyakinan Sikh menyampaikan ungkapan syukurnya di Kuil Kuning, India. Saat ini India juga sedang menerapkan kebijakan pembatasan berpergian hampir di seluruh negeri. (NARINDER NANU / AFP)
Di Palestina, seorang pemeluk agama Islam berdoa pada suatu masjid yang biasanya ramai didatangi orang untuk beribadah. (HAZEM BADER / AFP)
Ibadah secara massal memang ditiadakan hampir di seluruh negara-negara yang angka kasus terinfeksinya tinggi. Hingga Selasa (23/3) ini, lebih dari 300 ribu kasus positif corona tersebar di 180 negara, dengan angka kematian lebih dari 16 ribu orang. (OLYMPIA DE MAISMONT / AFP)