Akibat Corona, Kedubes AS Minta Warganya Tinggalkan Indonesia

CNN Indonesia | Minggu, 29/03/2020 23:15 WIB
Kedubes AS mengabarkan saat ini masih ada 37 penerbangan komersial untuk kembali ke Negara Paman Sam dari Indonesia. Bendera Amerika Serikat. (morgueFile/click)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gara-gara pandemi virus corona (Covid-19), Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta meminta seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Indonesia sesegera mungkin.

"Di bawah kebijakan kesehatan Global Level 4, Warga Negara AS yang saat ini di Indonesia harus segera mengatur perjalanan untuk kembali ke Amerika Serikat, meskipun mereka sedan mempersiapkan tetap berada di luar negeri untuk penambahan masa tinggal," demikian rilis Kedubes AS yang dikutip dari situs resminya, id.usembassy.gov, Minggu (29/3).

Seruan itu diberikan karena sejauh ini masih ada setidaknya 37 penerbangan komersial per pekan untuk keluar dari Indonesia yang bisa digunakan warga negara AS kembali ke negaranya. Rinciannya adalah 28 dari Jakarta (17 via Tokyo, 4 via Doha, dan 3 via Bangkok), 8 dari Bali (3 via Tokyo, dan 5 via Doha), dan 1 dari Surabaya (via Kuala Lumpur, penerbangan terakhir pada 30 Maret 2020).


Kedubes AS memperingatkan pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan penyaringan yang ditingkatkan dan langkah-langkah karantina untuk mengurangi penyebaran penularan Covid-19.

"Pembatasan perjalanan dapat diberlakukan dengan sedikit atau tanpa pemberitahuan sebelumnya," demikian peringatan Kedubes AS pada warga negaranya.

Sebelumnya, pada 25 Maret lalu, Departemen Luar Negeri AS memerintahkan kepada anggota keluarga di bawah usia 21 dari karyawan Kedubes AS di Jakarta, Misi AS untuk ASEAN, Konjen AS di Surabaya dan Medan untuk segera pulang terkait perkembangan Covid-19 di Indonesia.

Sementara itu, Kedubes AS di Jakarta, Konjen AS di Surabaya dan Konsulat di Bali dan Medan saat ini hanya dibuka untuk fungsi kritis saja yakni bagi kepentingan warga negara AS.

[Gambas:Video CNN]
Saat ini jumlah kasus positif corona di Indonesia per Minggu (29/3) mencapai 1.285 pasien sejak kali pertama diungkap pada 2 Maret lalu. Sementara itu korban meninggal dunia bertambah menjadi 114 orang, pasien sembuh 64 orang.

Sementara itu, di dalam negeri Amerika Serikat sendiri saat ini tercatat kasus positif Covid-19 terbanyak untuk tingkat dunia. Saat ini, jumlah pasien positif yang terinfeksi Virus Corona sebanyak 121 ribu orang dan terus bertambah setiap hari. Jumlah kematian pasien Covid-19 di Amerika Serikat (AS) mencapai 2.010 orang per Sabtu (28/3). Angka ini melonjak dua kali lipat hanya dalam waktu tiga hari.

(kid/kid)