Tunisia Desak PBB Ambil Langkah Cepat Atasi Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 05:00 WIB
Tidak hanya Tunisia, desakan juga disuarakan Jerman, Belgia, Indonesia, Vietnam, dan 6 negara lain. Tunisia mendesak PBB ambil langkah cepat selesaikan masalah virus corona. (CNNIndonesia/Fajrian).
Jakarta, CNN Indonesia -- Tunisia telah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan tindakan internasional guna mengekang dampak pandemi virus corona. Mereka sudah mengajukan resolusi kepada PBB agar masalah tersebut bisa segera diatasi. 

Secara umum, rancangan resolusi yang disampaikan Tunisia tersebut mendorong Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk menyerukan "gencatan senjata kemanusiaan global segera".

Tunisia merupakan anggota tidak tetap PBB. Dikutip dari AFP, Kamis (2/4), Tunisia menyatakan desakan mereka sampaikan karena penyebaran virus telah meningkatkan keprihatinan atas dampak keamanan pangan dan ekonomi yang akan ditimbulkan.


Virus bisa menyebabkan masalah keamanan pangan dan ekonomi di seluruh dunia karena masalah tersebut bisa mengganggu pekerjaan, membatasi perjalanan dan perdagangan dan bahkan menghentikan kegiatan industri.

Desakan tidak hanya disampaikan Tunisia sendiri. Seorang diplomat kepada AFP menyatakan Jerman, Belgia, Indonesia, Vietnam, Afrika Selatan, Niger, Republik Dominika, Saint Vincent dan Grenadines dan Estonia juga menyampaikan suara yang sama.

Virus corona telah menyebar dari China ke 179 negara di dunia. Virus sudah menginfeksi 926 ribu orang. Akibat infeksi tersebut, 46.413 orang meninggal.

Meskipun sudah menelan banyak korban, Dewan Keamanan maupun Majelis Umum PBB belum mengambil posisi terpadu terkait masalah tersebut.

Hanya Guterres yang bersuara. Dalam berbagai kesempatan ia memperingatkan virus bisa membunuh jutaan manusia. 

Atas dasar itulah, ia menekankan perlunya respons global yang terkoordinasi supaya masalah tersebut bisa segera diatasi. 

[Gambas:Video CNN]


(AFP/agt)