Nigeria Lockdown Lagos dan Abuja Cegah Penularan Corona
CNN Indonesia
Senin, 30 Mar 2020 02:27 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Nigeria, Muhamamadu Buhari, memerintahkan penutupan alias lockdown dua kota utama di negara tersebut guna mencegah meluasnya penularan virus corona (Covid-19).
Seperti dilansir AFP, kota terbesar di Nigeria yakni Lagos dan ibu kota negara itu, Abuja, telah dinyatakan untuk di-lockdown selama dua pekan ke depan.
"Semua warga di area tersebut agar tetap diam di rumah masing-masing mulai dari pukul 22.00, Senin," demikian pidato Buhari yang disiarkan stasiun televisi nasional, Minggu (29/3).
"Bepergian ke atau dari negara bagian lain harus ditunda. Semua bisnis dan kantor di lokasi-lokasi tersebut pun harus ditutup sepenuhnya selama masa [lockdown] tersebut," imbuh Buhari.
Namun, kebijakan lockdown itu tak termasuk pada rumah sakit, toko kelontong, dan pom bensin. Meskipun dikecualikan, Buhari mengatakan pemerintah akan tetap mengawasi ketat tempat-tempat tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Per Minggu, Nigeria yang merupakan negara di Afrika dengan populasi terbanyak itu, tercatat ada 97 kasus positif Covid-19, di mana satu di antaranya berujung kematian.
Kebijakan memaksakan lockdown secara keseluruhan akan menimbulkan tantangan besar bagi pemerintah dua kota itu dan Nigeria untuk membantu warganya bertahan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
(afp/kid)
Seperti dilansir AFP, kota terbesar di Nigeria yakni Lagos dan ibu kota negara itu, Abuja, telah dinyatakan untuk di-lockdown selama dua pekan ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, kebijakan lockdown itu tak termasuk pada rumah sakit, toko kelontong, dan pom bensin. Meskipun dikecualikan, Buhari mengatakan pemerintah akan tetap mengawasi ketat tempat-tempat tersebut.
![]() |
Per Minggu, Nigeria yang merupakan negara di Afrika dengan populasi terbanyak itu, tercatat ada 97 kasus positif Covid-19, di mana satu di antaranya berujung kematian.
Kebijakan memaksakan lockdown secara keseluruhan akan menimbulkan tantangan besar bagi pemerintah dua kota itu dan Nigeria untuk membantu warganya bertahan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
