AS Copot Kapten Kapal Induk karena Bocorkan Memo soal Corona

CNN Indonesia | Jumat, 03/04/2020 13:36 WIB
Angkatan Laut Amerika Serikat membebastugaskan Kapten Brett Crozier, komandan kapal induk nuklir karena bocorkan memo internal soal serangan corona. Angkatan Laut Amerika Serikat membebastugaskan Kapten Brett Crozier, komandan kapal induk nuklir karena bocorkan memo internal soal serangan corona. (AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT)
Jakarta, CNN Indonesia -- Angkatan Laut Amerika Serikat membebastugaskan Kapten Brett Crozier, komandan kapal induk tenaga nuklir Theodore Roosevelt yang terpapar virus corona (Covid-19).

Pelaksana tugas Kepala Staf Angkatan Laut AS, Thomas Modly, menuturkan pencopotan Crozier dilakukan lantaran sang komandan dianggap menyebarluaskan memo internal terkait situasi di atas kapal induk karena serangan corona.

Sebanyak lebih dari 100 kru termasuk para personel angkatan laut di atas kapal itu terinfeksi virus corona. Melalui memo kepada atasannya, Crozier melaporkan bahwa virus corona telah menyebar secara tidak terkendali di dalam kapal. 



Dia meminta bantuan untuk segera melakukan karantina dan menyelamatkan para kru kapal.

Lewat surat empat halaman, Crozier menuliskan bahwa mereka tak sanggup membendung penyebaran Covid-19 di atas Theodore Roosevelt yang mengangkut 4.000 awak tersebut. Dia menggambarkan situasi mengerikan di atas kapal yang saat ini telah berlabuh di perairan Guam itu.

Modly menilai Crozier tak bisa menjaga kerahasiaan memo internal itu sehingga tersebar di luar lingkup Angkatan Laut AS.

[Gambas:Video CNN]

"Hari ini atas arahan saya, Komandan USS Theodore Roosevelt, Kapten Brett Crozier, dibebaskan dari jabatan dan dihentikan oleh Laksamana Muda Stewart Baker," ucap Modly dalam jumpa pers di Gedung Pentagon pada Kamis (2/4).

Kepada wartawan, Modly mengatakan Crozier dicopot karena penilaian buruknya telah memicu "badai api" kekhawatiran dengan menyebarluaskan memo itu. Meski begitu, Modly mengaku tidak tahu apakah Crozier membocorkan memo itu kepada media.


Menurut dia, Crozier telah membiarkan tekanan terkait penanganan Covid-19 di atas kapal mengalahkan kemampuan bertindak secara profesional.

Padahal, menurut Modly profesionalitas adalah yang amat sangat dibutuhkan dalam situasi itu. "Saya tidak memiliki informasi dan saya tidak menyarankan dia membocorkan informasi itu". 

Modly mengungkapkan pertama kali melihat memo itu bocor setelah terbit di koran San Francisco Chronicle.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian

"Kita tidak sedang berperang karena itu para pelaut tidak perlu mati di sini. Jika kita tidak beraksi sekarang, kita gagal menjaga aset terbaik kita secara tepat yakni para pelaut kita," bunyi memo Crozier yang didapat CNN dan dikonfirmasi tiga pejabat Kementerian Pertahanan AS.

Kapal induk tersebut menjadi klaster baru penyebaran virus corona di AS. Dilansir AFP, Angkatan Laut AS tengah melakukan evakuasi ribuan marinir dan pelaut di kapal induk tersebut.


Pejabat Pentagon menuturkan pihaknya telah memesan hotel untuk para kru Theodore Roosevelt yang terinfeksi sementara mengatur sisa personel yang tidak terpapar virus demi bisa tetap mengoperasikan kapal.

Per hari ini, AS memiliki 245.066 kasus virus corona dengan 6.075 kematian. Saat ini, AS menjadi negara dengan kasus corona tertinggi di dunia.

Berdasarkan data terbaru CNN, kasus kematian Covid-19 di AS pada Rabu (1/4) juga mencapai rekor tertinggi yakni hingga 917 orang dalam sehari. (rds/dea)