AS Tegur China Usai Insiden Penenggelaman Kapal Vietnam

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 02:52 WIB
Amerika Serikat yang punya hubungan berkembang dengan Vietnam menentang klaim China di Laut China Selatan. Ilustrasi Laut China Selatan. (TED ALJIBE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Amerika Serikat (AS) memperingatkan China agar jangan mengambil keuntungan di tengah wabah virus corona (Covid-19) dengan mengerahkan diri di Laut China Selatan. AS menyatakan demikian usai Vietnam mengatakan China sudah menenggelamkan kapal pukat di lokasi.

Pada pekan lalu Vietnam mengatakan telah mengajukan protes setelah penjaga pantai China 'menghalangi, menabrak, dan menenggelamkan' kapal Vietnam bersama delapan nelayan di Kepulauan Paracel.


Vietnam yang sama seperti China dan Taiwan mengklaim kedaulatan atas Kepulauan Paracel meminta China memberikan kompensasi buat nelayan itu dan mendisiplinkan petugas yang bertanggung jawab serta mencegah kejadian serupa terjadi pada masa depan.


Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi AS. Menurut Kementerian Luar Negeri AS, saat dunia sedang menangani Covid-19, China telah meningkatkan stasiun penelitian dan mendaratkan pesawat militer khusus di laut yang sengketa.

"Kami meminta China tetap fokus membantu upaya internasional memerangi pandemi global dan berhenti mengeksploitasi gangguan atau kerentanan negara untuk memperluas klaim di Laut China Selatan," kata juru bicara Kementerian Luar Negari AS Morgan Ortagus.


AS yang memiliki hubungan yang berkembang dengan Vietnam menentang klaim China di Laut China Selatan, salah satu jalur air tersibuk di dunia dan juga lokasi cadangan energi yang melimpah.

China pada bulan lalu menuduh AS melakukan tindakan 'provokatif' setelah mengatakan kapal perusak USS McCampbell berlayar dekat Kepulauan Paracel.

Ketegangan AS dan China telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. AS juga menuduh China tidak segera menangani wabah Covid-19 yang kini sudah menginfeksi satu juta orang di seluruh dunia. (fea)

[Gambas:Video CNN]