Hari Pertama Warga Singapura Kerja di Rumah, Jalanan Sepi

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 11:06 WIB
Jalanan dan transportasi umum di Singapura sepi di hari pertama pemerintah memberlakukan aturan agar warganya tetap tinggal di rumah. Singapura mulai meminta warganya tetap tinggal di rumah dan menutup semua kantor mulai Selasa (7/4). (Foto: CNN Indonesia/Olivia Drost)
Jakarta, CNN Indonesia -- Singapura menerapkan aturan agar warga kerja dari rumah mulai hari ini, Selasa (7/4) di tengah pandemi virus corona. Pemandangan jalan-jalan dan transportasi umum yang biasanya dipenuhi warga kini berubah kosong.

Mayoritas perkantoran mulai hari ini telah berhenti beroperasi. Sementara orang tua masih mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah di hari terakhir sebelum mulai belajar dari rumah pada Rabu (8/4).

Seorang karyawan bank di Raffles Place mengatakan tak nampak antrean nasabah kendati memasuki jam sibuk. Kevin K (41) seorang karyawan bank mengatakan dibandingkan pekan lalu saat jam sibuk tidak ada pemandangan kemacetan dan kesibukan di hari kerja.


"Kau bahkan bisa berjalan sambil menutup mata, dan mungkin butuh beberapa saat hingga akhirnya kamu menabrak orang ketika sedang berjalan," ujarnya menggambarkan kondisi jalan yang sangat lengang.

Kendati demikian, imbas aturan bekerja dan belajar dari rumah kemungkinan baru akan terasa pada Rabu setelah semua aktivitas belajar sekolah juga dihentikan.

Mengutip Strait Times, layanan perbankan, restoran, dan pasar merupakan sektor bisnis yang masih diperbolehkan beroperasi. Kendati demikian, ada sejumlah pembatasan mulai dari jumlah karyawan yang diperbolehkan bekerja hingga pemangkasan waktu beroperasi.

Hari Pertama Warga Singapura Kerja di Rumah, Jalanan SepiFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Penjual di pusat jajan Marine Terrace tetap buka dan hanya melayani pemesanan untuk dibawa pulang (takeaways). Pemerintah melarang pembeli memakan pesanan makanan mereka di restoran.

"Jika pembeli makan di sini, mereka dan kami juga akan dikenai denda. Kami juga menjual lebih sedikit makanan agar tidak boros," ujar salah seorang penjual makanan, Yeung Nai Har.

Sementara itu, tidak ada pemangkasan jam operasional layanan transportasi. Hanya ada jadwal pemberangkatan yang dibuat lebih longgar dibandingkan hari biasa.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada Jumat (3/4) mengumumkan untuk menghentikan seluruh aktivitas perkantoran dan sekolah untuk menekan penyebaran virus corona.

Hanya perusahaan makanan, pasar dan supermarket, klinik, rumah sakit, utilitas, transportasi, dan perbankan yang tetap diizinkan tetap buka.

Semua objek wisata, taman hiburan, museum, kasino dan fasilitas umum seperti kolam renang, pusat kebugaran, studio kebugaran, dan fasilitas di hotel akan ditutup. Acara olahraga dan aktivitas keagamaan akan tetap ditutup sementara seperti yang diumumkan sebelumnya. (evn/evn)

[Gambas:Video CNN]