Anak Pejabat Venezuela Positif Corona Usai Nekat Berpesta

CNN Indonesia | Selasa, 14/04/2020 04:57 WIB
Beberapa anak pejabat tinggi Venezuela dilaporkan positif terinfeksi virus corona usai menggelar pesta narkoba dan seks pada Maret lalu. Ilustrasi. Beberapa anak pejabat tinggi Venezuela positif tertular virus corona usai menggelar pesta di sebuah kepulauan mewah. (Foto: morgueFile/monosodium)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa anak pejabat tinggi Venezuela diketahui menggelar pesta seks dan narkoba bersama sekelompok orang pada pertengahan Maret lalu di Kepulauan Los Reques, sebuah pulau terpencil yang menjadi destinasi berlibur di sana. Perbuatannya itu seakan mengabaikan aturan untuk menjaga jarak sosial untuk mencegah penularan virus corona.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengungkapkan semua orang yang ikut dalam pesta tersebut kemudian diketahui terinfeksi virus corona.

Kendati demikian, tidak diketahui pasti berapa banyak orang yang terinfeksi di Kepulauan Los Roques sebelum ada pesta tersebut.


"Ada pesta, di sebuah pulau, dan hampir semua orang di pesta itu dinyatakan positif," ujar Maduro di siaran TV pemerintah, Jumat (20/3).

Mereka diketahui berpesta sambil mengonsumsi narkoba dan menari di pantai. Beberapa orang di pesta tersebut bahkan menggunggah foto di Instagram dengan menyertakan tagar #CoronaVirusParty.

Mengutip AFP, dua narasumber yang enggan diungkapkan identitasnya dan mengaku mengenal beberapa orang di pesta tersebut mengatakan pesta di Los Roques diselenggarakan oleh beberapa pengusaha yang memiliki hubungan dengan pemerintah.

Anak Pejabat Venezuela Positif Corona Usai Nekat Gelar PestaFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Putra pejabat tinggi anti-korupsi Venezuela, Jesus Amoroso diketahui sebagai salah satu orang yang berada di lokasi pesta tersebut.

Kedua narasumber itu mengatakan jika beberapa pengusaha mengundang pekerja seks komersial (PSK) dari Venezuela, Madrid, dan London. Mereka diterbangkan tepat sebelum ada kebijakan penutupan wilayah (lockdown) karena pandemi virus corona.

Usai pesta, segelintir orang yang dilaporkan mengalami demam tinggi. Saat melakukan uji kesehatan, mereka dinyatakan positif terinfeksi SARS-Cov-2. Namun beberapa diantaranya malu hingga menutup akun medis sosial, sementara lainnya justru melakukan pembelaan atas tindakan mereka.

Kasus ini telah memicu kekhawatiran di tingkat tertinggi pemerintahan Venezuela lantaran mendapat kecaman dari warga yang telah melakukan isolasi di rumah selama berminggu-minggu untuk mencegah penularan virus.

Kepulauan Los Roque sendiri merupakan destinasi berlibur bagi kalangan kelas atas dan hanya segelintir orang seperti pejabat tinggi yang bisa melakukan perjalanan ke sana.

Sementara itu, data John Hopkins University mencatat Venezuela hingga saat ini memiliki 181 kasus Covid-19 dengan sembilan orang dinyatakan meninggal dan belum ada laporan pasien sembuh. (ara/evn)

[Gambas:Video CNN]