Abe mengatakan masih terlalu dini untuk melonggarkan darurat nasional yang telah ditetapkan sejak 7 April 2020.
Dilansir AFP, Abe mengatakan akan melakukan peninjauan lebih lanjut dalam kurun waktu dua pekan ke depan untuk memutuskan apakah akan diakhiri sebelum akhir Mei jika ada pelambatan kasus baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penetapan darurat nasional semula hanya berlaku selama sebulan di Tokyo dan enam wilayah lain mulai 7 April. Penambahan kasus baru membuat pemerintah memperluas darurat nasional hingga ke seluruh negeri.
Foto: CNN Indonesia/Timothy LoenInfografis Kamus Istilah Penyakit terkait Virus Corona |
Status darurat nasional semula dijadwalkan berakhir pada lusa, 6 Mei. Namun ia mengatakan aturan tersebut hanya mampu mengurangi sekitar 700 kasus per hari atau sekitar sepertiga dari total kasus.
"Kita harus berupaya mengurangi jumlah pasien baru yang terinfeksi di bawah level sekitar 100 orang yang sembuh setiap harinya untuk mengurangi darurat nasional," ujarnya menambahkan.
Lihat juga:Seputar Fakta dan Kontroversi Kim Jong-un |
Data statistik Worldometers mencatat Jepang saat ini memiliki 14.877 kasus virus corona dengan 487 kematian dan 3.981 pasien dinyatakan sembuh. (afp/evn)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen