Kim Jong-un Dapat Medali Perang Dunia II dari Presiden Rusia
CNN Indonesia
Rabu, 06 Mei 2020 08:40 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un mendapat medali Perang Dunia II dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Medali tersebut diberikan atas peran Kim dalam menjaga memori tentara Uni Soviet yang gugur di Asia.
Dikutip dari Deutsche Welle, baik Kim maupun Putin tidak menghadiri acara penyerahan penghargaan tersebut.
Kedutaan Besar Rusia di Pyongyang pada Selasa (5/5) mengatakan upacara penyerahan penghargaan dilaksanakan di Aula Pertemuan Mansudae, tempat Kim merombak jajaran lembaga tertinggi Korea Utara pada bulan lalu.
Duta Besar Rusia Alexander Matsegora menyerahkan medali berjuluk "75 Tahun Kemenangan dalam Perang Patriotik 1941-1945" kepada Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Son Gwon.
Menurut The Moscow Times, Kim dianggap memiliki kontribusi besar dalam mengenang tentara Soviet yang gugur, termasuk merawat makam dan situs peringatan.
Kantor berita Rusia TASS yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa 1.375 tentara Soviet dimakamkan di Korea Utara.
"Mereka mengkonfirmasi niat melanjutkan upaya aktif untuk secara konsisten mengimplementasikan kesepakatan yang bertujuan mengembangkan dan memperkuat kerja sama Rusia-Korea Utara," kata kedutaan.
Kim mengunjungi Rusia untuk pertama kali pada April 2019 dan bertemu Putin untuk membahas kebuntuan perjanjian nuklir dengan Amerika Serikat.
Baru-baru ini Kim menarik perhatian dunia setelah hampir tiga pekan menghilang. Dia tampil pertama kali pada Jumat lalu usai dikabarkan dalam kondisi kritis hingga meninggal.
Rusia sendiri memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi di Perang Dunia II setiap 9 Mei dengan parade militer besar-besaran di Lapangan Merah Moskow. Namun tahun ini Putin membatalkannya karena karena wabah virus corona. (dea)
[Gambas:Video CNN]
Dikutip dari Deutsche Welle, baik Kim maupun Putin tidak menghadiri acara penyerahan penghargaan tersebut.
Kedutaan Besar Rusia di Pyongyang pada Selasa (5/5) mengatakan upacara penyerahan penghargaan dilaksanakan di Aula Pertemuan Mansudae, tempat Kim merombak jajaran lembaga tertinggi Korea Utara pada bulan lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut The Moscow Times, Kim dianggap memiliki kontribusi besar dalam mengenang tentara Soviet yang gugur, termasuk merawat makam dan situs peringatan.
Lihat juga:Seputar Fakta dan Kontroversi Kim Jong-un |
Kantor berita Rusia TASS yang dikelola pemerintah melaporkan bahwa 1.375 tentara Soviet dimakamkan di Korea Utara.
"Mereka mengkonfirmasi niat melanjutkan upaya aktif untuk secara konsisten mengimplementasikan kesepakatan yang bertujuan mengembangkan dan memperkuat kerja sama Rusia-Korea Utara," kata kedutaan.
Kim mengunjungi Rusia untuk pertama kali pada April 2019 dan bertemu Putin untuk membahas kebuntuan perjanjian nuklir dengan Amerika Serikat.
Baru-baru ini Kim menarik perhatian dunia setelah hampir tiga pekan menghilang. Dia tampil pertama kali pada Jumat lalu usai dikabarkan dalam kondisi kritis hingga meninggal.
Rusia sendiri memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi di Perang Dunia II setiap 9 Mei dengan parade militer besar-besaran di Lapangan Merah Moskow. Namun tahun ini Putin membatalkannya karena karena wabah virus corona. (dea)
[Gambas:Video CNN]