Seperti dilansir kantor berita NHK yang mengutip media massa China, Senin (11/5), peristiwa itu terjadi di Provinsi Zhejiang dan Provinsi Henan dan Hunan antara pertengahan hingga akhir April lalu.
Menurut laporan, ketiga pelajar yang mengenakan masker tersebut pingsan dan meninggal di tempat ketika melakukan lari jarak jauh dan bentuk olahraga lainnya. Salah satunya dilaporkan mengenakan masker medis tipe N95.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kejadian tersebut, sejumlah pemerintah daerah di Negeri Tirai Bambu menerbitkan imbauan supaya pihak sekolah melarang penggunaan masker dalam kegiatan olahraga.
Pemerintah China sudah membuka kembali aktivitas pembelajaran di sekolah menengah pertama dan umum, di sejumlah daerah dengan tingkat penyebaran virus corona yang rendah.
Masker N95 umumnya digunakan oleh petugas medis di ruangan dengan sirkulasi udara yang cukup dan terdapat pengatur suhu ruangan. Masker tersebut memiliki tingkat kerapatan yang tinggi untuk menghalangi partikel mikro terhirup.
Akan tetapi, efek penggunaan masker N95 ketika melakukan kegiatan fisik membuat pernapasan menjadi lebih berat karena paru-paru bekerja lebih keras untuk menghirup oksigen. (ayp/ayp)