Peru Perpanjang Lockdown Hingga 30 Juni

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 13:27 WIB
Women, wearing protective face masks, wait to buy food at a popular market in Lima, Peru, Saturday, April 4, 2020. Due to the health emergency from the spread of the new coronavirus, the government is restricting people's movement by gender, with Saturday designated to women, who can leave home to buy basic necessities. (AP Photo/Rodrigo Abd) Peru akan memperpanjang status darurat nasional untuk menghambat penyebaran covid-19 hingga 30 Juni. (AP/Rodrigo Abd)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peru akan memperpanjang status darurat nasional dan penguncian wilayah (lockdown) untuk menghambat penyebaran Covid-19 hingga 30 Juni mendatang.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Presiden Peru Martin Vizcarra pada Jumat (22/5).
 

Dikutip dari CNN, Presiden Vizcarra mengatakan keadaan darurat nasional ini ditetapkan mulai 25 Mei hingga 30 Juni, termasuk isolasi wajib dan karantina.

Langkah ini diambil karena kondisi serius yang ditimbulkan pandemi Covid-19 kepada negara.
 
Vizcarra pertama kali menyatakan keadaan darurat nasional yang mencakup karantina mandiri wajib dan penutupan perbatasan negara pada 15 Maret lalu. Dengan perpanjangan itu, Peru akan berada dalam keadaan darurat selama tiga setengah bulan.



Menurut Departemen Kesehatan setempat, Peru melaporkan 2.929 kasus virus corona baru pada Jumat, lalu. Sehingga total menjadi 111.698 dan 3.244 kematian.
 
Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 44.848. (ans/age)

[Gambas:Video CNN]