Ketua DPR AS Nancy Pelosi Umumkan UU yang Batasi Aksi Polisi
CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2020 02:20 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Senat Chuck Schumer mengumumkan reformasi legislasi polisi dan peradilan, Senin (8/6).
Pelosi mengungkap penderitaan AS saat ini telah berubah menjadi gerakan nasional. Dikutip dari CNN, seluruh warga AS secara damai protes untuk segera mengakhiri ketidakadilan terhadap masalah rasial.
"Kami tidak bisa menerima apa pun selain perubahan struktural transformatif, itulah sebabnya UU Keadilan dalam Kepolisian akan menghilangkan hambatan penuntutan pelanggaran polisi dan tidak akan menutupi kerusakan dengan menyikapi doktrin imunitas kualitas," tambahnya.
Ada beberapa poin yang terdapat dalam undang-undang reformasi legislasi polisi tersebut. Pertama, demiliterisasi polisi dengan membatasi transfer senjata militer ke departemen kepolisian negara bagian dan lokal.
Kedua, memerangi kebrutalan polisi dengan memasang kamera tubuh dan dashboard mobil. Ketiga, mengakhiri masalah rasial.
Pelosi juga meminta Ketua Senat Mitch McConnell untuk segera mengambil undang-undang begitu RUU disahkan di DPR. (cnn.com/age)
[Gambas:Video CNN]
Pelosi mengungkap penderitaan AS saat ini telah berubah menjadi gerakan nasional. Dikutip dari CNN, seluruh warga AS secara damai protes untuk segera mengakhiri ketidakadilan terhadap masalah rasial.
"Kami tidak bisa menerima apa pun selain perubahan struktural transformatif, itulah sebabnya UU Keadilan dalam Kepolisian akan menghilangkan hambatan penuntutan pelanggaran polisi dan tidak akan menutupi kerusakan dengan menyikapi doktrin imunitas kualitas," tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, memerangi kebrutalan polisi dengan memasang kamera tubuh dan dashboard mobil. Ketiga, mengakhiri masalah rasial.
Pelosi juga meminta Ketua Senat Mitch McConnell untuk segera mengambil undang-undang begitu RUU disahkan di DPR. (cnn.com/age)
[Gambas:Video CNN]