WHO Akan Kirim Tim ke China Cari Sumber Penyebab Corona

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 03:45 WIB
Picture taken 07 November 2005 shows the World Health Organisation (WHO) headquarter, in Geneva, Switzerland. Four hundred experts and decision-makers gathered 07 November, for a three-day council of war on bird flu called by the world's paramount agencies for human and animal health. (Photo by Fabrice COFFRINI / AFP) WHO akan mengirimkan tim ke China untuk menyelidiki asal usul penyebaran virus corona. Ilustrasi. (AFP/Fabrice Coffrini).
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (29/6) menyatakan akan mengirim tim ke China untuk mencari sumber atau penyebab penyebaran virus corona. Pengiriman rencananya dilakukan pekan depan.

Tim tersebut dikirim berselang enam bulan lebih pandemi corona menyebar dan mengganggu kehidupan manusia di dunia.

WHO menyatakan sumber dicari karena pandemi corona masih jauh dari selesai. Bahkan, mereka memperingatkan dunia soal peningkatan perpecahan global akibat masalah tersebut.


 Virus corona menyebar dari China mulai akhir tahun lalu. Virus kemudian secara cepat menyebar ke seluruh dunia.

Sampai dengan saat ini, virus sudah menginfeksi 6.175.099 orang. Untuk menghentikan penyebaran itu, WHO sebenarnya sudah mendesak China sejak awal Mei untuk mengundang para ahli guna membantu menyelidiki asal-usul virus corona.

"Kita dapat memerangi virus dengan lebih baik ketika kita mengetahui segala sesuatu tentang virus, termasuk bagaimana virus itu dimulai," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dikutip dari AFP, Selasa (30/6).

"Karenanya, kami akan mengirimkan tim minggu depan ke China. Kami berharap tim nantinya bisa mendapatkan gambaran dan pemahaman soal bagaimana virus dimulai," tambahnya

Dia tidak merinci susunan tim, atau misi khusus yang dijalankan. Ia hanya menyatakan pengiriman tim dilakukan karena WHO takut sesuatu yang buruk akan terjadi.

"Enam bulan lalu, tidak ada dari kita yang bisa membayangkan bagaimana dunia ini. Tidak ada yang pernah membayangkan kita akan dilemparkan ke dalam kekacauan oleh virus baru ini," kata Tedros.

"Kami semua ingin ini berakhir. Kami semua ingin melanjutkan hidup kita. Tetapi kenyataannya yang sulit adalah ini bahkan belum dekat untuk berakhir karena ssecara global pandemi ini sebenarnya sedang meningkat," katanya.

"Kita semua bersam

(AFP/agt)

[Gambas:Video CNN]