Sosialita Inggris Ditangkap di AS Terkait Perdagangan Anak

CNN Indonesia | Jumat, 03/07/2020 00:48 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands pressed against a glass window. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the 'woman' is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space. Sosialita Inggris ditangkap di AS karena dituduh terlibat kasus pelecehan seksual dan perdagangan anak. Ilustrasi. (Istockphoto/Coldsnowstorm).
Jakarta, CNN Indonesia --

Sosialita Inggris Ghislaine Maxwell ditangkap di Amerika Serikat pada Kamis (2/7). Ia dituduh terlibat dalam kasus perdagangan anak di bawah umur untuk mantan pacarnya, mendiang Jeffrey Epstein.

Agen FBI menahan putri almarhum surat kabar baron Robert Maxwell di Bradford, New Hampshire. Kristen Setera, juru bicara kantor agen Boston, mengatakan Maxwell, yang keberadaannya tidak diketahui setelah Epstein bunuh diri saat menunggu persidangan musim panas lalu, menghadapi enam tuduhan terkait kejahatan seksnya.

Dia dijadwalkan untuk tampil di pengadilan di New Hampshire dalam waktu dekat ini. Seorang juru bicara Distrik Selatan New York yang menyelidiki apakah Epstein memiliki kaki tangan, mengatakan dia telah didakwa atas perannya dalam eksploitasi seksual dan pelecehan terhadap beberapa gadis kecil oleh Jeffrey Epstein.


Sementara itu dari salinan dakwaan yang diajukan di pengadilan New York, Maxwell dituduh telah melakukan konspirasi untuk membujuk anak di bawah umur agar melakukan tindakan seks ilegal, melibatkan dan membawa anak di bawah umur untuk kegiatan seksual kriminal dan sumpah palsu.

Jaksa menuduh bahwa Maxwell membantu Epstein merawat gadis-gadis berusia 14 tahun antara 1994 dan 1997. Adapun modus yang digunakan untuk melakukan aksi tersebut, Maxwell akan berteman dengan gadis itu dan kemudian membawa mereka berbelanja atau ke bioskop.

Setelah membangun hubungan dengan anak-anak itu, dia akan membujuk untuk memberikan pijatan telanjang Epstein. Saat itulah pelecehan seksual terjadi.

"Dalam beberapa kasus, Maxwell hadir dan berpartisipasi dalam pelecehan seksual terhadap korban korban tersebut," kata surat dakwaan tersebut seperti dikutip dari AFP, Kamis (2/7).

Jika terbukti, dia bisa menghadapi hukuman penjara seumur. Epstein, 66, ditangkap pada Juli 2019.

Dia gantung diri di Pusat Pemasyarakatan Metropolitan Manhattan pada 10 Agustus tahun lalu. Aksi bunuh diri ia lakukan ketika menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan anak di bawah umur untuk seks.

Dia mengaku tidak bersalah. Beberapa penuduhnya mengatakan Maxwell yang berusia 58 tahun memelihara jaringan perempuan untuk melakukan bantuan seksual untuk Epstein.

(AFP/agt)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK