Korut Klaim Berhasil Tangkal Covid-19

CNN Indonesia | Jumat, 03/07/2020 14:51 WIB
North Korean leader Kim Jong Un attends a meeting with Russian president at the Far Eastern Federal University campus on Russky island in the far-eastern Russian port of Vladivostok on April 25, 2019. (Photo by SERGEI ILNITSKY / POOL / AFP) Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un. (AFP/SERGEI ILNITSKY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, mengklaim negaranya berhasil terhindar dari wabah virus corona (Covid-19), setelah selama enam bulan memantau perkembangan kerja satuan tugas darurat anti-epidemi.

"Beliau mengatakan kita telah berhasil mencegah virus yang berbahaya dan mempertahankan kondisi stabil, meski dunia masih diliputi krisis kesehatan, dan hal ini merupakan keberhasilan yang berhasil diraih berkat kepemimpinan Komite Sentral Partai Buruh, dan kerelaan para penduduk untuk menaati aturan partai," kata Kim Jong-un, seperti dilansir kantor berita Korut, Korea Central News Agency (KCNA), Jumat (3/7).


"Kita harus menghargai keberhasilan ini dan terus melanjutkan konsolidasi untuk memastikan negara tetap aman dan kesejahteraan rakyat," lanjut Kim Jong-un.

Selain itu, Kim Jong-un meminta semua pihak tetap waspada dan tidak lengah terhadap ancaman virus corona.

Sebab, lanjut Kim Jong-un, negara tetangga dan negara lain masih mengalami penyebaran dan gelombang susulan wabah Covid-19.

"Pemimpin Tertinggi juga mengkritik sikap para pejabat yang abai dan melanggar aturan pencegahan virus corona," lanjut laporan KCNA.


"Beliau berulang kali mengatakan sikap yang tidak menaati aturan pencegahan virus corona akan menimbulkan krisis kesehatan yang tidak bisa dibayangkan dan ditanggulangi, dan menekankan seluruh pihak untuk tetap waspada dan memperkuat upaya pencegahan," lanjut isi laporan itu.

Sampai saat ini tidak ada satupun kasus infeksi Covid-19 di Korut, setelah wabah itu menyebar di negara tetangga, China. Mereka langsung menutup perbatasan dan memperketat aturan impor barang.

Selain itu, Korut memutuskan meliburkan sekolah dan melakukan isolasi terhadap para penduduk.

Para pakar memperkirakan Korut bakal kewalahan jika virus itu merebak karena sistem kesehatan mereka dinilai rapuh.


[Gambas:Video CNN]

Di samping wabah Covid-19, penduduk Korut juga kerap terancam kelaparan. Sebelum pandemi terjadi, sekitar 40 persen penduduk Korut dilaporkan mengalami kelaparan dan kekurangan nutrisi.

(KCNA/ayp)