Virus Corona di Tokyo Melonjak, 124 Kasus Baru dalam Sehari

CNN Indonesia | Jumat, 03/07/2020 19:34 WIB
A man wearing a face mask holds on an umbrella next to an unused strap on a tramcar Wednesday, May 20, 2020, in Tokyo. Japan's prime minister has announced the end of the state of emergency for most regions of the country, but restrictions are being kept in place in Tokyo and seven other high-risk areas, including Osaka, Kyoto and Hokkaido. (AP Photo/Eugene Hoshiko) Tokyo melaporkan 124 kasus baru virus corona dalam sehari pada Jumat (3/7). (Foto: AP/Eugene Hoshiko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Tokyo mengonfirmasi tambahan 124 kasus baru virus corona pada Jumat (3/7). Laporan kali ini merupakan lonjakan kasus harian tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Sehari sebelumnya pada Kamis (2/7), Tokyo melaporkan 107 kasus baru corona.

Mengutip Kyodo, Gubernur Tokyo, Yuriko Koike mengatakan pemerintah akan memperketat aktivitas warga dan melarang untuk mendatangi kelab malam, terutama setelah adanya lonjakan kasus di kalangan anak muda.


Kendati jumlahnya bertambah, Tokyo mencatat penurunan kasus baru corona sejak mengalami puncaknya pada 17 April lalu sebanyak 206.

Laporan kasus baru corona kembali mencuat sejak pemerintah Jepang mencabut status darurat nasional pada pertengahan Mei lalu di Fukuoka dan Tokyo pada awal Juni.

Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Insert Artikel - Waspada Virus Corona

Jepang tengah menghadapi gelombang kedua penularan Covid-19 setelah mencapai rekor nihil kasus baru sejak 30 April hingga 22 Mei lalu. Gelombang kedua terjadi di sejumlah kota, termasuk Tokyo dan Kitakyushu.

Pihak berwenang Jepang kembali menemukan kasus baru corona di Tokyo sejak 14 Mei lalu sebanyak lebih dari 30 kasus.

Koike sempat mengeluarkan peringatan untuk mendorong kembali aktivitas bisnis dan tempat publik untuk menekan angka penularan virus.

Peringatan bertujuan membangun kesadaran di kalangan penduduk tentang seberapa luas infeksi menyebar di ibu kota.

Data statistik Worldometers mencatat hingga saat ini ada 18.874 kasus Covid-19 dengan 1.127 kasus aktif di Jepang. Angka kematian akibat virus corona tercatat sebanyak 975 jiwa.

(Kyodo/evn)

[Gambas:Video CNN]