Staf Pesta Wajib Patuhi Aturan Kesehatan, Trump Tak Bermasker

CNN Indonesia | Minggu, 05/07/2020 09:19 WIB
President Donald Trump walks onstage to speak at a campaign rally, Tuesday, Dec. 10, 2019, in Hershey, Pa. (AP Photo/Patrick Semansky) Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AP Photo/Patrick Semansky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gedung Putih selalu menjadi pusat kesibukan di Washington, Amerika Serikat. Tiga hingga lima acara digelar setiap hari di sana sebelum wabah virus corona melanda dunia. Kesibukan itu tak terlihat sejak akhir Maret, ketika Gedung Putih menerapkan kebijakan lockdown virtual.

Namun, kesibukan itu mulai terlihat kembali pekan ini untuk mempersiapkan perayaan kemerdekaan Amerika Serikat pada Sabtu, 4 Juli 2020. 

Meja-meja mulai terlihat disusun oleh para staf yang sebelumnya sempat diberhentikan sementara demi meredam penyebaran virus corona. 


Aktivitas para staf Gedung Putih, mulai dari koki, pelayan, perlahan terlihat berlangsung normal demi pesta meriah yang digelar di tengah pandemi.

Namun, pesta dipersiapkan dengan tetap memperhatikan aturan jaga jarak. Jika biasanya satu meja akan ditempati 8-10 orang, kali ini staf hanya menyiapkan empat kursi untuk satu meja.

Jika biasanya pelayan hanya mengenakan sarung tangan putih untuk acara formal, kini mereka wajib mengenakan sarung tangan karet dan masker wajah yang direkomendasikan Pusat Kontrol Penyakit dan Infeksi AS (CDC).

Salah satu pejabat Gedung Putih kepada CNN mengatakan, sarung tangan karet dan masker akan secara rutin diganti sepanjang pesta.

Hal itu dilakukan demi mencegah Presiden Donald Trump terinfeksi virus corona - meski ia sendiri masih enggan mengenakan masker.

Para tamu nantinya disajikan sejumlah makanan seperti hotdog dan hamburger dengan hiasan bendera kecil Amerika serta minuman non-alkohol. Detail sajian akan diawasi oleh staf yang telah bekerja dari rumah sejak Maret.

Tamu yang akan meramaikan pesta 4 Juli di Gedung Putih bersama Trump ialah orang-orang yang amat terdampak pandemi Covid-19, mulai dari para pekerja di garis terdepan beserta keluarga mereka.

Wakil Sekretaris Media Judd Deere mengatakan para penegak hukum, dokter, perawat, serta anggota militer dan keluarga mereka juga akan menjadi tamu pesta 4 Juli. Para tamu juga akan diberikan masker, tisu, serta pembersih tangan masing-masing yang dimasukkan ke dalam sebuah kantung.

Deere menyatakan acara yang digelar khusus undangan tersebut akan menampilkan aksi pesawat militer dan kembang api berskala besar di National Mall.

"Seperti yang dikatakan Presiden Trump, perayaan Hari Kemerdekaan tahun ini akan berbeda dari 2019 demi memastikan kesehatan dan keselamatan semua tamu yang hadir," kata Deere seperti dilansir CNN.

(chr/ard)

[Gambas:Video CNN]