Satelit Deteksi Situs Nuklir Rahasia Korut Kembali Beroperasi

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 08:40 WIB
Ilustrasi Korea Utara Ilustrasi Korea Utara. (iStockphoto/narvikk)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah foto satelit yang diambil Planet Labs dan dianalisis ahli dari Middlebury Institute of International Studies memperlihatkan beberapa aktivitas berlangsung di sebuah fasilitas nuklir rahasia Korea Utara yang terletak di Desa Wollo-ri dekat ibu kota Pyongyang.

Para ahli menduga situs itu kerap digunakan Korut untuk membangun hulu ledak nuklir. Fasilitas nuklir yang tak pernah diungkap ke publik itu juga diyakini masih beroperasi sampai hari ini.

"Situs ini memiliki semua kriteria dari sebuah fasilitas nuklir Korea Utara-seperti perimeter keamanan, perumahan di lokasi, monumen, dan fasilitas bawah tanah. Dan lokasi ini terletak tepat di sebelah pabrik air," kata seorang profesor Middlebury Institute of International Studies, Jeffrey Lewis.


"Gambar satelit terbaru menunjukkan bahwa lalu lintas kendaraan terus berlanjut yang berarti bahwa Korut terus memproduksi hulu ledak nuklir atau komponen lainnya," ujarnya.

Menurut Lewis hal-hal paling signifikan terlihat dari situs rahasia itu adalah semua lalu lintas kendaraan baik lalu lintas mobil, truk, hingga kontainer pengiriman terlihat aktif keluar masuk tempat tersebut.

"Pabrik ini sangat aktif, aktivitas tidak melambat, tidak selama negosiasi (AS-Korut) berlangsung dan juga sekarang. Situs ini masih membuat nuklir," ujar Lewis seperti dikutip CNN.


Selain itu, Lewis menuturkan situs tersebut memiliki fasilitas bawah tanah yang cukup signifikan. Meski begitu, para ahli sulit menilai seberapa luas fasilitas bawah tanah yang terdapat di situs tersebut.

"Situs ini terletak di lereng bukit uang cukup besar untuk mengakomodasi fasilitas bawah tanah. Sejumlah bangunan yang ada di sana berfungsi sebagai jalan masuk ke fasilitas bawah tanah tersebut," ucap dia.

Situs nuklir Wollo-ri pertama kali terungkap oleh ahli Korut dari Federation of American Scientists, Ankit Panda, dalam bukunya berjudul Kim Jong-un and the Bomb.

Dalam buku itu, Panda menulis bahwa situs Wollo-ri kemungkinan besar digunakan Korut untuk membangun hulu ledak nuklir dan bisa juga dipakai untuk menjadi lokasi penyimpanan berbagai persenjataan.

Aktivitas di situs Wollo-ri ini berlangsung ketika relasi Korut danKorea Selatan kembali memanas. Tak hanya itu, negosiasi denuklirisasi antara Korut dengan Amerika Serikat juga semakin gelap.

Korut bahkan menyatakan sudah tak berniat untuk menggelar pertemuan tingkat tinggi lagi dengan AS guna melanjutkan kesepakatan denuklirisasi.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]