WHO Catat Rekor 292 Ribu Kasus Baru Corona Global Per Hari

CNN Indonesia | Sabtu, 01/08/2020 02:55 WIB
WHO mencatat rekor kematian harian akibat virus corona di seluruh dunia sebanyak 292.527, melampaui rekor sebelumnya pada 24 Juli lalu. WHO mencatat rekor kasus baru dalam sehari, 292.527 di seluruh dunia. (Foto: ANTARA FOTO/Moch Asim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan rekor penambahan 292.527 kasus baru Covid-19 di seluruh dunia dalam 24 jam terakhir. Hingga saat ini WHO mencatat ada 17.106.007 kasus virus corona global.

Peningkatan kasus baru kali ini melampaui rekor sebelumnya sebanyak 284.196 kasus baru pada 24 Juli.

Mengutip CNN, hingga Jumat (31/7) ada penambahan 6.812 kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Sehingga total kematian di seluruh dunia menjadi 668.910 pasien.


Hingga saat ini Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia. AS memiliki 4.496.737 kasus corona dengan 152.074.

Di urutan kedua, Brasil masih menjadi negara di urutan kedua dengan kasus dan angka kematian akibat corona. Brasil hingga kini memiliki 2.610.102 kasus dan 91.263 kematian.

Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan lonjakan penularan virus corona di sejumlah negara lantaran sikap acuh anak muda justru membuat penularan virus corona semakin mudah. Selain orang tua, anak mudah sebenarnya juga berisiko terinfeksi Covid-19.

"Meskipun orang tua berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah, orang yang lebih muda juga berisiko. Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah meyakinkan anak muda tentang risiko ini (tertular virus corona)," ujar Tedros dalam pengarahan media di Jenewa, Swiss, Kamis (30/7) seperti mengutip AFP.

Ia mengatakan ucapannya itu mengacu pada fakta bahwa di beberapa negara lonjakan kasus dipicu oleh sikap acuh anak muda terhadap penularan virus di tempat publik

Menurutnya, di beberapa negara anak muda mulai bepergian ke tempat publik untuk menghabiskan liburan musim panas dan mengacuhkan protokol kesehatan.

"Kami telah mengatakan sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi: anak muda juga tidak bisa luput dari virus. Anak muda juga bisa terinfeksi, bisa mati, dan bisa menularkan virus kepada orang lain," ucapnya.

(CNN/evn)

[Gambas:Video CNN]