Penyebaran Corona Melemah, China Akan Kembali Buka Sekolah

ans & Xinhua, CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 13:05 WIB
Otoritas pendidikan di ibu kota Beijing, China berencana membuka kembali aktivitas belajar di sekolah secara bertahap mulai 29 Agustus mendatang. Ilustrasi kegiatan belajar di kelas, Beijing akan dibuka mulai 29 Agustus. (Foto: AP/Kim Jun-beom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas pendidikan di ibu kota Beijing, China berencana untuk memulai kembali aktivitas belajar di sekolah pada semester baru di akhir Agustus. Pembukaan kembali aktivitas belajar di sekolah dilakukan seiring dengan melemahnya penularan virus corona secara lokal.

Pembukaan aktivitas belajar di kelas akan dilakukan secara bertahap untuk siswa tingkat atas, menengah, dasar, hingga terakhir taman kanak-kanak.

Dilansir dari Xinhua, siswa sekolah menengah di Beijing akan memulai aktivitas belajar semester baru pada 29 Agustus. Sementara siswa tingkat dasar dan menengah baru mulai mempersiapkan ajaran baru secara bertahap pada 29 Agustus, 1 September dan 7 September.


Terakhir pada tingkat taman kanak-kanak akan memulai kegiatan belajar di kelas pada 8 dan 11 September mendatang.

Sementara itu, perguruan tinggi di Beijing dapat memutuskan sendiri waktu untuk memulai kembali aktivitas belajar di kelas setelah mendapat persetujuan dari kantor kelompok terkemuka untuk pencegahan dan pengendalian epidemi dan otoritas pendidikan.

Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan penurunan penularan lokal Covid-19 dalam waktu 24 jam terakhir yakni sebanyak 14 kasus baru. Semua kasus baru tersebut berasal dari Xinjiang yang saat ini menjadi pusat penularan virus corona.

China sempat menyatakan terbebas dari virus corona setelah memberlakukan lockdown dan kebijakan ketat untuk menekan penyebaran virus corona pada Maret lalu.

Hingga saat ini rumah sakit di China masih merawat 802 pasien Covid-19, 41 orang diantaranya dalam kondisi kritis, dan 290 lainnya dalam tahap observasi.

Sempat terpukul di awal tahun, hingga saat ini China memiliki 84.668 kasus Covid-19 dengan 4.634 kematian. Sekitar 79.232 diantarnaya dinyatakan sembuh.

(evn)

[Gambas:Video CNN]