KILAS INTERNASIONAL

Jenderal Irak Tewas hingga Kamala Harris Cawapres Joe Biden

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 13/08/2020 06:27 WIB
Serangkaian peristiwa terjadi pada Rabu (12/8) mulai dari tewasnya jenderal Irak dalam serangan drone hingga Joe Biden pilih Kamala Harris jadi cawapres. Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/ RamonCast)
Jakarta, CNN Indonesia --

Serangkaian peristiwa terjadi pada Rabu (12/8) yang dirangkum dalam kilas internasional. Mulai dari tewasnya jenderal Irak dalam serangan drone Turki hingga Joe Biden mengumumkan pemilihan Kamala Harris sebagai cawapres untuk maju dalam Pilpres AS 2020.

Jenderal Irak Tewas dalam Serangan Drone Turki

Jenderal Irak dilaporkan tewas akibat serangan pesawat tanpa awak Turki. Militer Irak pada Selasa (11/8) mengatakan ini kali pertama operasi Turki yang menargetkan pemberontak Kurdi di utara Irak menyebabkan kematian perwira tinggi mereka.

Total ada dua petinggi militer Irak yang tewas dalam serangan di perbatasan Kota Bradost, utara Irbil. Serangan drone itu mengenai kendaraan milik Penjaga Perbatasan yang ditumpangi dua komandan.


Wali Kota Bradost, Ihsan Chelebi, mengatakan kepada Associated Press bahwa komandan Brigade Kedua Penjaga Perbatasan Jenderal Mohammed Rushdi tewas dalam insiden tersebut. Selain itu, komandan Resimen ke-3 Zubair Hali juga gugur.

Pejabat keamanan mengatakan ada lima orang lainnya yang tewas dalam serangan itu. Namun tidak disebutkan apakah mereka anggota militer atau warga sipil.

Joe Biden Pilih Kamala Harris Jadi Cawapres AS

Kandidat Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengumumkan Kamala Harris sebagai nama calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam pemilihan umum pada November mendatang.

Biden mengumumkan kabar tersebut setelah proses pencarian ketat selama sebulan terakhir. Rival Donald Trump dalam pilpres tahun ini mengungkap kabar tersebut melalui akun Twitter pribadinya.

"Saya mendapat kehormatan besar untuk mengumumkan bahwa saya telah memilih Kamala Harris "si kecil pejuang tak kenal takut"," tulis Biden dalam cuitannya seperti mengutip dari AFP.

Pasangan capres-cawapres dari Partai Demokrat ini diagendakan akan memberikan pidato pertamanya pada Rabu (12/8) di Wilmington, Delaware.

Asia Pasifik Tegang, Korsel Siap Bangun Kapal Induk

Korea Selatan akan mulai membangun kapal induk pertamanya tahun depan saat ketegangan di kawasan Asia Pasifik terus memanas. Kapal induk itu dirancang untuk bisa mengoperasikan jet tempur.

"Kapal induk seberat 30 ribu ton dapat mengangkut pasukan militer, peralatan dan material, juga dapat mengoperasikan jet tempur yang mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal," ujar rilis Kementerian Pertahanan Korsel.
 
"Ini akan memungkinkan militer lebih efektif menekan ancaman dan mengirim pasukan serta material ke wilayah yang disengketakan di laut dengan memainkan peran sebagai kapal pengontrol untuk unit angkatan darat."

Korea Selatan tahun lalu menyampaikan minatnya pada sebuah kapal induk dan mengatakan akan membangun "kapal angkut besar multiguna".

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]