Armenia dan Azerbaijan Akan Bertemu Terpisah dengan Menlu AS

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 09:03 WIB
Menlu Armenia dan Azerbaijan akan melakukan pertemuan secara terpisah dengan Menlu AS Mike Pompeo di Washington, Jumat (23/10). Kerusakan akibat konflik antara Armenia dan Azerbaijan. (Foto: AP/Ismail Coskun)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan pekan ini dijadwalkan melakukan pertemuan terpisah dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo untuk menghentikan perang yang terjadi di Nagorno-Karabakh selama lebih dari tiga pekan terakhir.

Kedua pihak secara terpisah mengatakan jika Menlu Azerbaikan Jeyhun Bayramov dan Menlu Armeni Zohrab Menyatakan akan bertemu dengan Pompeo di Washington, AS pada Jumat (23/10).

Mengutip AFP, kedua pihak mengesampingkan kemungkinan adanya pertemuan trilateral untuk mencari solusi damai atas konflik tersebut.


Sejumlah negara tetangga termasuk Rusia dan Iran hingga AS telah menyatakan kekecewaan lantaran kedua pihak hingga kini menolak untuk gencatan senjata.

Menlu kedua negara sebelumnya sepakat untuk melakukan gencatan senjata usai bertemu di Moskow, Rusia. Namun kesepakatan itu hampir tidak berdampak apa-apa di lapangan, lantaran aksi saling serang masih terus terjadi.

Yerevan melaporkan 772 tentara Armenia dan 36 warga sipil tewas dalam pertempuran tersebut.

Di sisi lain, Baku juga melaporkan 63 warga sipil tewas. Baku sejauh ini belum mengungkap kerugian militer akibat konflik tersebut.

Konflik lama yang telah terjadi antara keduanya kembali pecah pada 27 September lalu. Bentrokan sengit tidak terhindarkan hingga menyerang wilayah sipil.

Wilayah pegunungan di barat Azerbaijan tersebut tetap di bawah kendali separatis etnis Armenia sejak gencatan senjata 1994 yang mengakhiri perang enam tahun dan menewaskan 30 ribu orang.

Azerbaijan berulang kali mengklaim bahwa pasukannya telah mengambil kendali atas wilayah-wilayah di Karabakh dan daerah lain yang dikuasai Armenia.

Dalam pidatonya pada hari Selasa (20/10), Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev mengatakan bahwa tentara telah menguasai sekitar 20 desa lagi di distrik yang dikuasai Armenia di sekitar Karabakh Azerbaijan.

"Saya sekali lagi mendesak para pemimpin Armenia: tinggalkan wilayah Azerbaijan sebelum terlambat dan kami akan menghentikan tembakan," katanya.

Namun Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mendesak pengakuan internasional atas Karabakh.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK