Trump Jawab Isu soal Rekening di Bank China

CNN Indonesia | Jumat, 23/10/2020 09:54 WIB
Capres petahana AS Donald Trump menjawab isu kepemilikan rekening di bank China yang tak dilaporkan ke publik dalam debat terakhir. Capres petahana AS Donald Trump jawab soal rekening di China. (Foto: AP/Julio Cortez)
Jakarta, CNN Indonesia --

Calon presiden petahana Amerika Serikat Donald Trump menjawab isu kepemilikan rekening di bank China yang tak dilaporkan ke publik dalam debat capres AS terakhir.

Trump membantah tak bersikap transparan dan mengklaim rekening yang dibuka pada 2013 itu terdaftar dan diketahui semua orang.

Dia menyebut kepemilikan rekening tersebut adalah hal yang wajar karena dimiliki saat dirinya masih menjadi pebisnis di bidang properti.


"Saya punya banyak rekening bank dan semuanya terdaftar dan tersebar di berbagai tempat, saya adalah seorang pebisnis," katanya saat menjawab moderator, Kristen Welker, dalam debat terakhir yang disiarkan langsung dari Belmort University, Nashville, Kamis (22/10) malam waktu setempat.

Lebih lanjut, Trump menyebut bahwa rekening tersebut telah ditutup pada 2015 silam, sebelum ia mencalonkan diri sebagai capres AS periode pertama .

Penutupan rekening ini diklaim Trump sebagai sebuah sikap yang etis.

Sebaliknya, ia menuding rivalnya dalam pilpres AS, Joe Biden, yang melakukan bisnis internasional selama masih menjabat sebagai wakil presiden.

"Tidak seperti dia (Biden) yang menjabat sebagai wakil presiden dan melakukan bisnis. Saya lalu memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai presiden dan saya menutup rekening," jelasnya.

Di kesempatan sama, Trump juga menuduh Biden dan keluarganya memanfaatkan jabatan dengan memperkaya diri sendiri.

Namun Biden membantah hal tersebut.

"Saya tidak pernah mengambil satu sen pun dari sumber asing mana pun dalam hidup saya," bantah Biden.

Dia lalu menyerang Trump dengan menyebut bahwa Trump membayar 50 kali lipat pajak lebih banyak kepada China daripada kepada negaranya sendiri.

"Kami mengetahui bahwa Presiden ini membayar 50 kali lipat pajak di China (yang dia miliki di AS), memiliki rekening bank rahasia di China, berbisnis di China, dan, sebenarnya berbicara tentang saya mengambil uang? Saya tidak pernah mengambil satu sen pun dari negara mana pun," ucapnya.

(wel/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK