Mengintip Calon Anggota Kabinet Joe Biden yang Bineka

CNN Indonesia | Selasa, 17/11/2020 20:45 WIB
Presiden terpilih AS, Joe Biden, diperkirakan akan mengumumkan sejumlah calon pejabat yang akan mengisi kabinet pemerintahannya. Presiden AS terpilih, Joe Biden. (AFP/ANGELA WEISS)

Menteri Keamanan Dalam Negeri

Mantan Wakil Menteri Keamanan Dalam Negeri era Obama, Ali Mayorkas, disebut menjadi salah satu calon pengisi menteri keamanan dalam negeri AS.

Ia merupakan pengawas program Deferred Action for Childhood Arrivals, peraturan presiden era Obama yang melindungi anak migran tanpa dokumen yang datang ke AS dari deportasi.

Lisa Monaco, mantan Asisten untuk Presiden urusan Keamanan Dalam Negeri dan Penanggulangan Terorisme era Obama, digadang akan dipanggil Biden untuk membantunya mengisi jabatan itu.


Monaco pernah menjadi asisten Jaksa Agung untuk urusan keamanan nasional di Kementerian Kehakiman.


Jaksa Agung

Senator Partai Republik, Doug Jones, masuk dalam bursa kabinet Biden untuk posisi jaksa agung. Jones baru saja kalah oleh Senator Tommy Tuberville dalam pemilihan Senat.

Presiden Clinton pernah menunjuk Jones sebagai Jaksa untuk Distrik Utara Alabama. Ia juga menjadi ketua jaksa yang menuntut anggota kelompok ekstrem kanan Klu Klux Klan (KKK) atas pengeboman Gereja Baptis 16th Street.

Mantan pelaksana tugas Jaksa Agung Sally Yates dikabarkan juga masuk sebagai kandidat Jaksa Agung pilihan Biden. Ia dipecat Trump dari jabatannya setelah meminta pengacara Kementerian Kehakiman untuk tidak membela perintah eksekutif Trump terkait imigrasi dan pengungsi.

Infografis Sepak Terjang Joe Biden-Kamala Harris(CNNIndonesia/Basith Subastian)


Menteri Dalam Negeri

Anggota Kongres Debra Haaland dari New Mexico, warga asli Amerika pertama yang duduk di Kongres, digadang masuk dalam daftar kabinet Biden sebagai mendagri.

Jika benar ditunjuk, Haaland akan menjadi suku Indian pertama yang menjabat sebagai menteri dalam kabinet AS.


Menteri Perdagangan

Eks kandidat presiden Partai Demokrat keturunan Asia, Andrew Yang, disebut sebagai salah satu calon pengisi jabatan mendag AS di tangan Biden.

Pendiri Venture for America yang akrab disapa pendukungnya dengan sebutan "Yang Gang" itu sempat meluncurkan slogan "Make America Think Harder" (MATH) dalam kampanyenya.

Yang kemudian mencabut pencalonannya sebagai kandidat presiden AS dari Demokrat dan bergabung dengan CNN sebagai komentator politik pada Februari lalu.


Menteri Ketenagakerjaan

Mantan pramugari, Sara Nelson, digadang turut meramaikan bursa kandidat menaker AS bersama Senator Bernie Sanders, Wali Kota Boston Marty Walsh, dan Anggota Kongres dari Michigan Andy Levin.

Nelson kini menjabat sebagai Presiden Association of Flight Attendants-CWA. Ia semakin dikenal sebagai pendiri gerakan buruh selama masa penutupan pemerintahan AS (government shutdown) pada Desember 2018-Januari 2019 lalu.


Menteri Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat

Dokter medis internal keturunan India, Vivek Hallegere Murthy, di sebut menjadi kandidat menkes dan pelayanan masyarakat pilihan Biden.

Ia merupakan wakil ketua tim penasihat Biden untuk pandemi virus corona (Covid-19). Murthy sebelumnya pernah menjadi dokter bedah umum AS setelah dipilih oleh Obama. 
Namun, ia mundur dari jabatan tersebut pada April 2017 lalu atas permintaan Presiden Trump.

Sementara itu, Wali Kota Atlanta Keisha Lance Bottoms disebut menjadi calon pengisi Menteri Perumahan dan Pembangunan pilihan Biden. Presiden Federasi Guru AS, Randi Wingarten disebut menjadi kandidat menteri pendidikan dan Gubernur Washington Jay Inslee menjadi kandidat Menteri Administrasi dan Perlindungan Lingkungan.

(rds/ayp)

[Gambas:Video CNN]
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK