Ribuan Pengunjuk Rasa Demo di Depan Rumah Benjamin Netanyahu

CNN Indonesia | Minggu, 29/11/2020 07:25 WIB
Ribuan pengunjuk rasa mendatangi rumah PM Israel Benjamin Netanyahu yang dituntut mundur karena kasus korupsi dan lambannya penanganan Covid-19. PM Israel Benjamin Netanyahu. (GIL COHEN-MAGEN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekitar 1.000 pengunjuk rasa berkumpul di luar kediaman Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem pada Sabtu (29/11) malam waktu setempat, melanjutkan kampanye berbulan-bulan mereka menuntut pengunduran dirinya.

Berbagai kelompok akar rumput telah mengadakan protes mingguan, mengatakan Netanyahu harus mundur ketika dia diadili karena korupsi dan karena penanganannya terhadap virus Corona di Israel.

Setelah dua penguncian wilayah tahun ini, ekonomi negara itu sedang berjuang, dan ratusan ribu orang Israel tetap kehilangan pekerjaan.


Banyak pengunjuk rasa adalah orang Israel yang kehilangan pekerjaan.

Setelah enam bulan demonstrasi dan dengan cuaca dingin, massa protes mulai menyusut.

Tetapi peserta tetap vokal dan bersemangat pada hari Sabtu. Hampir semua memakai topeng, meski tidak semua orang mengamati jarak sosial.

Banyak yang memegang bendera Israel dan merah jambu, salah satu simbol gerakan protes.

Yang lain mengangkat model kapal selam, merujuk pada skandal pembelian kapal selam Jerman oleh Israel di mana beberapa rekan Netanyahu telah terlibat.

Netanyahu belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu, meskipun saingannya, Menteri Pertahanan Benny Gantz, memerintahkan penyelidikan kasus tersebut minggu ini.

Protes yang lebih kecil juga terjadi di persimpangan dan jembatan layang di seluruh Israel, dan di rumah pribadi Netanyahu di kota pesisir kelas atas Caesaria.

(AP/ard)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK