Pesta Seks saat Lockdown, Anggota Parlemen Hungaria Mundur

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 08:35 WIB
Seorang anggota Parlemen Eropa dari Hungaria, Jozsef Szajerq mengundurkan diri setelah mengakui hadir dalam pesta seks di tengah pemberlakuan lockdown Covid-19. Ilustrasi. (Foto: AFP PHOTO / DANIEL MIHAILESCU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang anggota Parlemen Eropa dari Hungaria, Jozsef Szajerq mengundurkan diri setelah mengakui jika dirinya hadir di pesta seks ketika diberlakukan penguncian wilayah (lockdown) untuk mencegah penyebaran virus corona.

Szajera merupakan seorang anggota parlemen dari partai Fidesz ultra-konservatif yang berkuasa di Hungaria.

Ia telah mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai anggota parlemen pada Minggu (29/11).


Media Belgia melaporkan polisi turun tangan membubarkan pesa seks ilegal tersebut. Tak hanya itu, Szajer juga diduga menggunakan narkoba.

Namun dia membantah tuduhan tersebut dan mengatakan sempat menawarkan diri untuk menjalani tes urine, namun ditolak polisi.

"Polisi mengatakan pil ekstasi telah ditemukan. Itu bukan milik saya, saya tidak tahu siapa yang menaruhnya atau bagaimana," kata Szajer dalam pernyataannya.

Dalam sebuah pernyataan, dia mengakui telah menghadiri pesta seks itu, namun tidak mengomentari laporan yang dirilis media Belgia. Dia hanya mengatakan polisi di tempat kejadian mengeluarkan peringatan lisan dan membawanya pulang.

Surat kabar Belgia, HLN dan media lainnya pada Selasa (1/12) melaporkan bahwa polisi telah membubarkan pesta seks yang dihadiri oleh 25 orang, salah satunya adalah seorang anggota parlemen Fidesz yang berusaha melarikan diri tapi kemudian ditangkap. HLN melaporkan beberapa diplomat lainnya juga hadir dalam pesta tersebut.

Dilansir Associated Press, HLN tidak menyebutkan nama anggota parlemen tersebut tapi pihaknya mengatakan sang anggota parlemen telah mengundurkan diri pada Minggu, bertepatan di hari ketika Szajer mengumumkan pengunduran dirinya.

Semua orang yang menghadiri pesta seks itu dilaporkan melanggar langkah-langkah pencegahan Covid-19, terkait larangan melakukan pertemuan sosial.

Szajer juga meminta maaf karena melanggar aturan Belgia yang membatasi pertemuan sosial.

"(Sikap) itu tidak bertanggung jawab di pihak saya dan saya akan menanggung hukuman," tulisnya.

Kantor kejaksaan Brussel mengonfirmasi kepada AP bahwa polisi membubarkan pesta di tengah lockdown Covid-19 di sebuah apartemen di pusat kota Brussel pada Jumat malam setelah menerima laporan melalui telepon. Tapi kantor kejaksaan tidak mengonfirmasi bahwa itu adalah pesta seks, sementara juru bicara kepolisian Brussels menolak berkomentar.

Dalam sebuah pernyataan, kantor kejaksaan kemudian mengatakan polisi menemukan sekitar 20 orang di apartemen tersebut. Insiden terbaru ini hanya satu dari serangkaian skandal yang melibatkan anggota Partai Fidesz.

Pada Juli lalu, pengadilan Budapest menghukum anggota Partai Fidesz dan mantan duta besar Hungaria untuk Peru, Gabor Kaleta. Ia dihukum penjara yang ditangguhkan selama satu tahun dan didenda karena menyimpan lebih dari 19 ribu gambar anak di bawah umur yang eksplisit secara seksual.

Pada 2019 lalu sebuah video yang bocor memperlihatkan politisi Partai Fidesz, Zsolt Borkai ikut dalam pesta seks di kapal pesiar di Laut Adriatik. Kendati tersandung skandal, Borkai kembali terpilih sebagai wali kota dan Fidesz menganggap insiden itu sebagai 'masalah pribadi'.

(ans/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK