3 Eks Presiden AS, Bush hingga Obama Bakal Divaksin Corona

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 17:36 WIB
Tiga mantan presiden AS yakni Barack Obama, George W Bush, dan Bill Clionton bersedia menjadi relawan untuk percobaan suntik vaksin corona. Barack Obama bersama George W Bush dan Bill Clinton bersedia disuntikkan vaksin corona. (Foto: Scott Olson/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga mantan presiden Amerika Serikat yakni George W Bush, Bill Clinton, dan Barack Obama, menjadi sukarelawan percobaan vaksin virus corona (Covid-19).

Langkah tersebut dilakukan ketiga mantan presiden itu demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan dan efektivitas vaksin, terutama setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyetujui anti-virus tersebut.

Kepala staf Bush, Freddy Ford, mengatakan presiden AS ke-43 itu telah menghubungi Direktur Institut Nasional Penyakit Menular dan Alergi, Anthony Fauci, dan koordinator Tanggap Corona Gedung Putih, dokter Deborah Birx, untuk melihat bagaimana Bush bisa membantu mempromosikan keamanan vaksin.


"Beberapa pekan lalu, Presiden Bush meminta saya untuk memberitahu dokter Birx bahwa ketika waktunya tepat, dia (Bush) ingin melakukan apa yang bisa untuk membantu mendorong warga AS mau divaksinasi" kata Ford.

"Pertama, vaksin perlu dianggap aman dan diberikan pada populasi prioritas. Kemudian, Presiden Bush akan mengantre untuk divaksinasi juga dan dengan senang hati akan melakukannya di depan kamera," paparnya menambahkan.

Serupa, sekretaris pers Clinton, Angel Urena, mengatakan kepada CNN bahwa Presiden AS ke-42 itu bersedia divaksinasi di tempat umum untuk mempromosikannya.

"Presiden Clinton pasti akan melakukan vaksinasi segera setelah tersedia untuknya, berdasarkan prioritas yang ditentukan oleh pejabat kesehatan. Dan dia akan melakukannya di tempat umum jika itu akan membantu mendorong semua warga Amerika untuk melakukan hal yang sama," kata Urena.

Sementara itu, dalam sebuah wawancara publik, Obama mengatakan dia akan percaya keamanan vaksin jika Fauci sudah memverifikasinya.

"Orang seperti Anthony Fauci, yang saya kenal dan pernah bekerja dengan saya, dan saya betul-betul percaya padanya. Jadi jika Anthony Fauci mengatakan vaksin ini aman, dan bisa vaksinasi, tentunya (saya akan vaksinasi," kata Obama.

"Saya berjanji, jika vaksin itu sudah tersedia untuk orang-orang dalam kategori berisiko rendah, saya akan melakukan vaksinasi. Saya mungkin akan melakukannya di televisi atau merekamnya sendiri jadi warga tahu bahwa saya percaya ilmunya dan yang saya tidak percaya adalah terkena corona," paparnya menambahkan.

Keluarga Bush dikenal kompak dengan presiden-presiden AS lainnya untuk mempromosikan kepentingan publik.

Ayah dan ibu Bush, mendiang mantan presiden George HW Bush dan Barbara Bush, melakukan penerbangan komersial beberapa hari setelah serangan teroris 11 September 2001.

Hal itu dilakukan demi mengembalikan kepercayaan publik untuk terbang menggunakan pesawat lagi.

Bush dan Clinton juga pernah bekerja sama menggalang dana untuk wilayah terdampak Badai Katrina pada 2005 silam dan kegiatan amal lainnya.

Sementara itu, Obama juga kerap menggunakan pengaruhnya untuk kampanye kesadaran publik.
Sejumlah negara memang telah mengumumkan rencana memulai vaksinasi corona dalam beberapa waktu ke depan.

Rusia dan Inggris dilaporkan memulai vaksinasi pekan depan. Beberapa negara seperti Arab Saudi, Hong Kong, hingga Belgia bahkan menggratiskan vaksin bagi warganya.

(rds/evn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK