Kasus Covid-19 di Iran Tembus 1 Juta

CNN Indonesia | Jumat, 04/12/2020 03:30 WIB
Jumlah infeksi penyakit akibat virus corona atau Covid-19 di Iran menembus 1 juta kasus pada Kamis (3/12) waktu setempat. Ilustrasi. (iStockphoto/oonal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jumlah infeksi penyakit akibat virus corona atau Covid-19 di Iran menembus 1 juta kasus pada Kamis (3/12) waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan iran, Sima Sadat Lari, mengumumkan bahwa infeksi Covid-19 di negaranya mencapai 1.003.494 kasus.

Lari kemudian menjabarkan bahwa dalam 24 jam belakangan, Iran mencatat 13.922 kasus baru dan 358 kematian. Secara keseluruhan, 49.348 orang meninggal dunia karenaCovid-19 di Iran.


Meski kasus Covid-19 di Iran bertambah, angka kematian terus berkurang ketimbang November lalu, ketika rata-rata 400 orang meninggal dalam sehari.

Kendati demikian, Menteri Kesehatan Iran, Saeed Namaki, mengatakan bahwa angka ini kemungkinan jauh lebih kecil dari jumlah kasus sebenarnya.

Iran sendiri pertama kali melaporkan kasus Covid-19 di negaranya pada Februari lalu. Namun, pemerintah tak pernah menerapkan penutupan wilayah secara total karena khawatir berdampak pada perekonomian mereka yang sedang terpuruk.

Negara pimpinanHassanRouhani tersebut memang sedang dalam kesulitan ekonomi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjatuhkan serangkaian sanksi karena program nuklir Iran.

Di tengah dilema tersebut, pemerintah Iran akhirnya menutup pusat-pusat bisnis non-esensial selama dua pekan sejak 21 November lalu. Aturan ini berlaku di beberapa kota besar, termasuk Teheran.

Sementara itu, Iran juga sedang mengembangkan vaksin Covid-19 sendiri. Saat ini, vaksin itu sedang dalam tahap pengembangan dan belum dapat dipastikan waktu yang tepat untuk uji coba ke manusia.

Meski demikian, Namaki yakin bahwa Iran akan menjadi salah satu produsen besar vaksin Covid-19 pada musim semi mendatang.

(has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK