Israel Minta Diplomatnya di Seluruh Dunia Siaga Balasan Iran

CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 19:28 WIB
Israel meminta para diplomatnya di seluruh dunia untuk waspada setelah Iran menuduh mereka dalang pembunuhan ilmuwan nuklir Mohsen Fakhrizadeh. Ilustrasi bendera Iran. (ATTA KENARE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Israel meminta para diplomatnya di seluruh dunia untuk waspada setelah Iran menuduh mereka dalang pembunuhan ilmuwan nuklir Teheran Mohsen Fakhrizadeh.

Harian Israel Maariv melaporkan bahwa Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Alon Ushpiz mengirim telegram ke semua diplomat Israel di seluruh dunia, Senin (30/11).

Seperti dikutip dari Anadolu Agency, dia meminta para diplomat untuk meningkatkan kesiapan dan kesadaran tertinggi dari setiap aktivitas tidak wajar.


Kementerian memerintahkan para diplomat mengikuti prosedur keamanan ketat untuk berjaga-jaga terhadap serangan teroris apa pun terhadap misi diplomatik Israel.

Sabtu lalu Israel menempatkan kedutaan besarnya di seluruh dunia dalam siaga tinggi di tengah kekhawatiran kemungkinan pembalasan oleh Iran atas pembunuhan tersebut.

Fakhrizadeh dibunuh di pinggiran ibu kota Teheran pada Jumat (27/11).

Iran menyebut ilmuwan itu tewas terbunuh akibat ditembak menggunakan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh dari sebuah mobil.

Fakhrizadeh dikabarkan ditembak setidaknya tiga kali dan pengawalnya juga ikut tertembak. Setelah itu, mobil yang ditumpanginya pun meledak.

Dilansir CNN, Selasa (1/12), meski mengaku memiliki bukti bahwa Israel berada di balik pembunuhan Mohsen, tapi hingga saat ini Iran belum menunjukkan apa pun.

Israel pun belum mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab dan Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak berkomentar.

Fakhrizadeh merupakan kepala pusat penelitian teknologi baru di Garda Revolusi elite dan tokoh terkemuka dalam program nuklir Iran.

Sebagian besar pejabat Iran menganggap Israel bertanggung jawab atas pembunuhan itu, dan bersumpah akan memberikan tanggapan yang keras.

Dalam pemakaman Fakhrizadeh pada Senin, Menteri Pertahanan Amir Hatami bersumpah bahwa Teheran tidak akan membiarkan pembunuhan itu tanpa balas dendam.

Seorang juru bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sidik jari Israel dalam pembunuhan itu jelas.

(dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK