Remaja Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Tentara Israel

CNN Indonesia | Sabtu, 05/12/2020 02:10 WIB
Seorang remaja Palestina berusia 13 tahun tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel di tengah demonstrasi di Tepi Barat pada Jumat (4/12). Seorang remaja Palestina berusia 13 tahun tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel di tengah demonstrasi di Tepi Barat pada Jumat (4/12). (AP/Majdi Mohammed)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang remaja Palestina berusia 13 tahun tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel di tengah demonstrasi di Tepi Barat pada Jumat (4/12).

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa remaja tersebut teridentifikasi bernama Ali Ayman Nasr Abou Aliya.

"[Dia] meninggal karena lukanya setelah ditembak di bagian perut," demikian pernyataan Kemenkes Palestina yang dikutip AFP.


Berdasarkan laporan Haaretz, Abu Aliya sempat dilarikan ke rumah sakit di Ramallah dalam keadaan kritis untuk segera dioperasi. Namun, ia tak dapat menahan lukanya.

Sebelum meninggal, Abu Aliya ikut serta dalam demonstrasi untuk menentang pembangunan permukiman baru di Tepi Barat.

Para demonstran lainnya mengatakan bahwa bentrokan antara warga Palestina dan tentara Israel tak terhindarkan meski mereka sebenarnya berada jauh dari pos perbatasan.

Wali Kota al-Mughayor mengatakan bahwa dalam bentrokan itu, empat pemuda lainnya juga terluka akibat tembakan peluru karet dan langsung mendapatkan perawatan medis di lokasi.

Sementara itu, militer Israel juga mengakui memang ada bentrokan di area tersebut. Namun, mereka membantah penggunaan peluru tajam dalam aksi itu.

Juru bicara tentara Israel mengatakan bahwa para demonstran membakar ban dan berupaya menutup jalan. Mereka pun merespons dengan tembakan peluru karet dengan kecepatan rendah.

(has/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK