Singapura Gratiskan Vaksin Corona Bagi Penduduk dan WNA

CNN Indonesia | Senin, 14/12/2020 19:30 WIB
Singapura akan menggratiskan vaksin virus corona bagi seluruh warga negaranya dan WNA yang tinggal dalam jangka waktu lama. Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Dia menyatakan pemerintah Singapura akan menggratiskan vaksin virus corona bagi seluruh warga negaranya dan WNA yang tinggal dalam jangka waktu lama. (ANTARA FOTO/AACC2015/Subekti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menyatakan akan menggratiskan vaksin virus corona (Covid-19) bagi seluruh warga negaranya dan warga asing yang tinggal dalam jangka waktu yang lama (long-term residents).

Seperti dilansir Associated Press, Senin (14/12), Lee menyatakan pemerintah Singapura sudah menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.

"Setelah dipelajari melalui penelitian ilmiah dan uji klinis, Badan Penelitian Kesehatan Singapura menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech di masa pandemi," kata Lee dalam pidato yang disiarkan melalui televisi setempat.


Lee menyatakan mereka juga tengah menantikan kedatangan vaksin dari produsen lain pada Januari 2021 mendatang.

"Jika sesuai rencana, kita akan memiliki vaksin yang cukup bagi seluruh penduduk Singapura pada paruh ketiga 2021," lanjut Lee.

Lee menyatakan proses vaksinasi Covid-19 akan dilakukan tanpa paksaan. Dia menyatakan dirinya dan sejumlah anggota kabinet yang sudah berusia lanjut akan lebih dulu disuntik vaksin, untuk memperlihatkan vaksin itu aman.

Lee mengatakan Singapura menganggarkan lebih dari US$1 miliar (sekitar Rp10.6 triliun) untuk mendapatkan vaksin dari berbagai produsen farmasi. Antara lain Pfizer-BioNTech, Moderna Inc, dan Sinovac asal China.

Menurut Lee, kelompok yang diutamakan divaksinasi lebih awal adalah para tenaga medis, kelompok penduduk lanjut usia dan kelompok rentan lainnya, lalu para penduduk lainnya.

"Setelah vaksin tersedia, kita bisa melihat cahaya di akhir terowongan ini," ujar Lee.

"Semakin banyak dari kita yang mendapat vaksinasi, maka semakin sulit virus itu menyebar, dan semakin aman bagi masyarakat," ujar Lee.

Lee mengatakan proses vaksinasi juga akan memperkuat pemulihan ekonomi Singapura.

Secara terpisah, para pakar dalam Komite Vaksinasi Covid-19 Singapura menyatakan vaksin Pfizer-BioNTech tidak akan diberikan untuk ibu hamil, orang dengan kekebalan tubuh yang rendah dan penduduk yang berusia di bawah 16 tahun.

Jumlah penambahan kasus baru Covid-19 di Singapura terus menurun hingga di bawah sepuluh orang setiap harinya. Sampai saat ini tercatat ada 58.320 kasus Covid-19 di Singapura, dan 29 orang di antaranya meninggal. Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), penduduk Singapura saat ini berjumlah 5.850.342 orang.

(AP/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK