Deretan Negara yang Telah Mulai Vaksinasi Covid-19

CNN Indonesia | Kamis, 24/12/2020 11:06 WIB
Sejumlah negara di dunia telah memulai vaksinasi corona. Vaksin yang digunakan mulai dari buatan perusahaan AS-Jerman Pfizer-BioNTech, hingga China. Vaksinasi corona di Amerika Serikat. (AP/Jaime Green)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah negara di dunia telah memulai vaksinasi corona. Vaksin yang digunakan mulai dari buatan perusahaan AS-Jerman Pfizer-BioNTech,  Moderna, hingga buatan perusahaan farmasi China Sinopharm.

Berikut daftar negara yang telah melakukan vaksinasi Covid-19.

China

Pemerintah China telah memberikan vaksin Covid-19 eksperimen kepada para petugas kesehatan dan inspektur perbatasan sejak Juli lalu. ini menjadikannya sebagai negara pertama yang mengujicobakan vaksin kepada manusia.

Direktur Pusat Pengembangan Sains dan Teknologi Komisi Kesehatan Nasional, Zheng Zhongwei pada saat itu mengatakan vaksin telah disetujui digunakan tepatnya pada 22 Juli.

Dalam program CCTV-2 Dialogue, Zheng menuturkan orang-orang yang berisiko tinggi terpapar virus termasuk tenaga medis, personel pencegahan epidemi, staf medis di klinik, dan personel bea cukai dan perbatasan berhak menerima vaksin. Vaksin yang digunakan saat itu adalah vaksin jenis Sinopharm.

Amerika Serikat

Amerika Serikat telah memulai vaksinasi Covid-19 sejak Senin (14/12) pagi waktu setempat. Vaksinasi dilakukan dengan menggunakan vaksin buatan Pfizer-BioNTech.

Vaksinasi dilakukan setelah sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Jumat (11/12) mengizinkan penggunaan massal untuk vaksin tersebut.

FDA memberikan otorisasi penggunaan darurat untuk vaksin itu berdasarkan uji coba tahap akhir yang terbukti 95 persen efektif dalam mencegah Covid-19.

Vaksin dapat diberikan kepada orang berusia 16 tahun ke atas dengan mendahulukan petugas kesehatan dan orang tua di panti jompo.

Lalu pada Kamis (17/12), panel ahli AS turut memberikan rekomendasi persetujuan darurat penggunaan vaksin Covid-19 yang dikembangkan Moderna.

Presiden AS terpilih Joe Biden telah menerima dosis pertama vaksin Pfizer.

Kemudian Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular Anthony Fauci menerima dosis pertama vaksin Moderna pada Selasa (22/12).

Kanada

Kanada telah memulai vaksinasi Covid-19 pada Senin (14/12) dengan mendahulukan petugas kesehatan dan penghuni panti jompo.

Sama halnya dengan AS, vaksin yang digunakan Ottawa adalah vaksin buatan Pfizer-BioNTech.


Dosis pertama vaksin itu disuntikkan ke seorang pekerja panti jompo di Toronto bernama Anita Quidangen dan disiarkan langsung di stasiun televisi.

Meksiko

Meksiko akan memulai vaksinasi Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech pada Kamis (24/12).

Pemerintah Meksiko pada Jumat (11/12) lalu telah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin corona. Prioritas vaksinasi akan mengutamakan tim medis garis depan, dan diberikan di Mexico City dan negara bagian Coahuila di utara.


Menteri Luar Negeri Marcelo Ebrard mengatakan 1,4 juta dosis akan datang dari Belgia dari 34,4 juta yang telah disetujui perusahaan untuk dikirimkan.

Meksiko juga memiliki perjanjian pembelian awal dengan proyek China-Kanada CanSinoBio untuk 35 juta dosis dan dengan AstraZeneca Inggris untuk 77,4 juta dosis.Meksiko diketahui juga memesan vaksin dari China dan Sputnik V buatan Rusia.

Presiden Andreas Manuel Lopez Obrador mengaku siap menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Sputnik V jika terbukti efektif.

Serbia

Serbia menyatakan akan memulai vaksinasi Covid-19 pada Kamis (24/12).

Presiden Aleksander Vucic pada Rabu (23/12) mengatakan vaksinasi ini menjadikan Serbia sebagai negara Balkan dan salah satu negara pertama di Eropa yang meluncurkan kampanye penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech.

Dilansir AFP, para pejabat setempat mengatakan Serbia telah menerima hampir 5.000 dosis vaksin Pfizer.


"Vaksinasi dimulai besok di Serbia," kata Vucic kepada pers, seraya menambahkan vaksinasi pertama akan diberikan kepada orang tua di panti jompo.

Vucic berharap upaya vaksinasi "besar-besaran" akan dilakukan pertengahan Januari mendatang.

Saat ini badan obat Serbia masih memeriksa "sampel dari vaksin lain".

Swiss

Swiss telah memulai peluncuran vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech pada Rabu (23/12) dengan memprioritaskan orang tua di panti jompo sebagai penerima suntikan pertama.

Seorang wanita lansia berusia 90-an tahun di sebuah panti jompo menjadi orang pertama yang menerima vaksin tersebut.

Otoritas regulasi Swissmedic mengumumkan mereka telah menyetujui penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech setelah peninjauan bergulir selama dua bulan.

Dilansir AFP, vaksinasi itu tidak wajib tapi diberikan secara gratis.

Swiss telah menandatangani kontrak untuk pengadaan sekitar tiga juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech, sekitar 7,5 juta dosis vaksin Moderna, dan sekitar 5,3 juta dosis vaksin AstraZeneca.

Israel

Israel juga telah memulai vaksinasi Covid-19 sejak Minggu (20/12) dengan menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech.

Sehari sebelumnya pada Sabtu (19/12), PM Benjamin Netanyahu menjadi orang pertama menerima vaksin itu di Sheba Medical Center, Ramat Gan, dekat Tel Aviv.

Kementerian Kesehatan menuturkan vaksinasi akan diselenggarakan di 10 rumah sakit di Israel.

Inggris

Inggris merupakan salah satu negara pertama yang melakukan vaksinasi Covid-19 pada Selasa (8/12) menggunakan vaksin Pfizer-BioNTech.

Lansia berusia 90 tahun bernama Margaret Keenan menjadi orang pertama yang menerima vaksin tersebut.


PM Inggris Boris Johnson sempat memuji negaranya sebagai yang pertama menyetujui vaksin tersebut. dia menyebutnya sebagai berita "fantastis" yang akan membantu kehidupan kembali normal.

Rusia

Rusia memulai vaksinasi Covid-19 pada Sabtu (5/12) menggunakan vaksin Sputnik V yang dikembangkan secara mandiri.

Vaksinasi itu berlangsung di 70 pusat kesehatan di ibu kota Moskow. Presiden Vladimir Putin mengatakan kaum guru dan petugas medis menjadi prioritas utama dalam vaksinasi gelombang pertama tersebut.

Vaksin tersedia gratis bagi seluruh warga Rusia dan penyuntikan dilakukan secara sukarela.

UEA

Uni Emirat Arab pada 14 September telah mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19, hanya berselang enam pekan sejak uji klinis pada manusia dimulai di negara Teluk Arab tersebut.

Vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi asal China, Sinopharm, telah mengantongi izin untuk penggunaan darurat vaksin di negara tersebut.

Dilansir Antara, penggunaan darurat vaksin diizinkan setelah serangkaian kriteria diberlakukan dan diuji pada 31 ribu relawan.

Perdana Menteri sekaligus Wakil Presiden UEA, Sheikh Mohammed bin Rashid, telah menerima vaksinasi virus corona buatan Sinopharm.

(ans/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK