Vietnam Deteksi Mutasi Baru Virus Corona dari Inggris

CNN Indonesia
Sabtu, 02 Jan 2021 15:54 WIB
Kementerian Kesehatan Vietnam mengatakan pihaknya telah mendeteksi kasus pertama varian baru virus corona pada Sabtu, (2/1). Ilustrasi pandemi virus corona di Vietnam. (AP/Hau Dinh)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan Vietnam mengatakan pihaknya telah mendeteksi kasus pertama varian baru virus corona pada Sabtu, (2/1).

Dalam sebuah pernyataan, Kemenkes mengatakan varian baru itu terdeteksi pada seorang wanita berusia 44 tahun yang baru kembali dari Inggris.

Ia telah dikarantina pada saat kedatangan dan dipastikan positif terpapar varian baru Covid-19 pada Kamis (24/12) lalu.


"Para peneliti menjalankan pengurutan gen pada sampel pasien dan menemukan strain tersebut adalah varian yang dikenal sebagai 'VOC 202012/01'," ujarnya.

Dilansir Reuters, secara teori, varian itu termasuk mutasi genetik yang dapat menyebabkan virus lebih mudah menyebar di antara manusia.

Varian baru Covid-19 pertama kali ditemukan di Inggris. Menyusul temuan itu, negara-negara di seluruh dunia telah melarang perjalanan ke Inggris untuk menghentikan penyebaran varian baru tersebut.


Menurut para ilmuwan, varian itu 40-70 persen lebih menular dibandingkan virus aslinya.

Sejauh ini, Vietnam masih mengoperasikan penerbangan repatriasi untuk membawa pulang warganya yang terjebak di Inggris di tengah pandemi.

Didukung dengan tindakan karantina dan pelacakan yang ketat, Vietnam mengatasi wabah virus corona dengan cepat, sehingga memungkinkan aktivitas ekonomi pulih lebih cepat daripada sebagian besar negara di Asia.

Hingga saat ini, Vietnam telah mencatat 1.474 infeksi dengan 35 kematian.

(ans/dea)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER