PM Singapura Disuntik Dosis Pertama Vaksin Corona

CNN Indonesia | Jumat, 08/01/2021 21:25 WIB
Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona (Covid-19). Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. (ANTARA FOTO/AACC2015/Subekti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona (Covid-19) pada hari ini, Jumat (8/1).

Dilansir Reuters, pelaksanaan penyuntikan terhadap Lee dilakukan di sebuah rumah sakit setempat.

Lee yang berusia 68 tahun mengunggah rekaman kegiatan vaksinasi itu melalui akun media sosial Facebook dan Twitter. Selepas disuntik, dia mengajak seluruh rakyatnya untuk mau melakukan vaksinasi.


"Ini akan membuat kita jauh lebih aman dan membuat Anda dan orang terdekat Anda terlindungi, jadi mohon lakukan selagi masih bisa," kata Lee.

Anak dari mendiang mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew itu menyatakan proses vaksinasi yang dilakukannya adalah wujud keyakinan pemerintah dan negara bahwa vaksin itu aman. Mereka saat ini menggunakan vaksin Covid-19 produksi Pfizer-BioNTech.

"Saya melakukan vaksinasi lebih awal untuk memperlihatkan kepada rakyat Singapura bahwa kami yakin bahwa vaksin itu aman dan efektif," ujar Lee.

Lee menjalani vaksinasi bersama dengan Kepala Badan Kesehatan Singapura, Prof. Kenneth Mak.

Sampai saat ini pemerintah Singapura tidak mewajibkan penduduknya melakukan vaksinasi Covid-19. Namun, mereka menyatakan akan melonggarkan pembatasan bepergian bagi mereka yang sudah menjalani vaksinasi.

Menurut jajak pendapat pemerintah Singapura, hampir 60 persen penduduk bersedia menjalani vaksinasi. Sisanya menyatakan masih ragu dengan efek samping vaksin.

Pada Desember 2019, Singapura melakukan vaksinasi terhadap para tenaga medis. Kemudian pekan depan mereka berencana melakukan vaksinasi terhadap kelompok penduduk lanjut usia.

Mereka menargetkan pasokan vaksin dari Pfizer-BioNTech akan tersedia bagi 5.7 juta penduduk Singapura pada akhir 2021.

Singapura juga tengah melakukan uji klinis terhadap vaksin produksi Moderna dan Sinovac.

(Reuters/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK