AS, China, Korsel Ucapkan Belasungkawa Atas Insiden SJ 182

CNN Indonesia | Rabu, 13/01/2021 19:32 WIB
AS, China, dan Korsel turut berduka cita kepada atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Proses evakuasi bagian pesawat Sriwijaya Air SJ182. (AFP/ADEK BERRY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat, China, dan Korea Selatan menyampaikan turut berduka cita kepada Indonesia terkait kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, pada Sabtu pekan lalu.

Melalui sambungan telepon dengan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto pada Minggu (9/1), Pelaksana Tugas Menhan AS, Christopher C MIller, mengucapkan belasungkawa terhadap insiden yang terjadi pada 9 Januari lalu.

"Menhan AS menawarkan segala dukungan yang dibutuhkan Indonesia dan mengutarakan kepercayaan bahwa pemerintah Indonesia mampu menangani situasi tersebut," bunyi pernyataan Kedutaan Besar AS di Jakarta.


Sementara itu, Presiden China Xi Jinping mengirimkan pesan duka cita kepada Presiden Joko Widodo.

Melalui pernyataan Kemlu China, Xi mengaku terkejut dengan kecelakaan tersebut.

"Dengan menekankan bahwa China adalah sahabat Indonesia, Xi Jinping mengatakan atas nama pemerintah dan warga China ingin memberikan ucapan duka cita terhadap para korban dan simpati mendalam terhadap para keluarga yang ditinggalkan," bunyi pernyataan Kemlu China.

Secara terpisah, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in turut menyampaikan pesan serupa terhadap Indonesia.

"Kami berdoa dengan sepenuh hati demi lancarnya upaya pencarian dan penyelidikan di lapangan. Korea akan senantiasa bersama Indonesia," papar Moon melalui pernyataan Kedutaan Besar Korsel di Jakarta.

Tak hanya ucapan duka cita, Korsel turut membantu tim SAR dan pihak berwenang Indonesia melakukan pencarian puing pesawat dan evakuasi korban dengan menyediakan kapal riset ARA yang dioperasikan oleh Korea-Indonesia Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) di lapangan.

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dijadwalkan terbang dari Jakarta menuju Pontianak, Kalimantan Barat pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB. Namun pada pukul 14.40 WIB pesawat dinyatakan hilang kontak.

Pesawat itu membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan dan tiga awak kabin.

Selain ketiga negara itu, Rusia dan Malaysia sudah lebih dulu mengucapkan belasungkawa terhadap Indonesia.

(rds/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK