Setelah 10 Bulan, Kasus Corona di China Melonjak Lagi

CNN Indonesia | Jumat, 15/01/2021 10:47 WIB
China kembali melaporkan lonjakan kasus harian virus corona. Penambahan kasus baru itu tertinggi dalam lebih dari 10 bulan terakhir. Pandemi virus corona di China. (REUTERS/STRINGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

China kembali melaporkan lonjakan kasus harian virus corona. Penambahan kasus baru Covid-19 tercatat menjadi yang tertinggi dalam lebih dari 10 bulan terakhir.

Komisi Kesehatan Nasional China mengungkap 144 kasus baru Covid-19 pada (14/1 ) Januari. Jumlah tersebut naik dari 138 kasus sehari sebelumnya, dan menjadi peningkatan harian tertinggi sejak 1 Maret yakni 202 infeksi.

Komisi mengatakan 135 dari kasus baru merupakan infeksi lokal, 90 di antaranya terjadi di Provinsi Hebei yang mengelilingi Beijing.


Sementara 43 kasus lainnya dilaporkan di Provinsi Heilongjiang. Kemudian Provinsi Guangxi dan Shaanxi masing-masing melaporkan satu kasus.

Akibat lonjakan itu, pihak berwenang memberlakukan lockdown. Setidaknya 28 juta orang diminta untuk tinggal di rumah.

Pihak berwenang mendesak warga untuk tidak melakukan perjalanan jika tidak perlu. Padahal bulan depan sudah memasuki liburan Tahun Baru Imlek di mana ratusan juta orang Tiongkok biasanya melakukan perjalanan untuk pulang kampung.

Sementara itu jumlah kasus tanpa gejala, yang tidak diklasifikasikan oleh China sebagai kasus terkonfirmasi, turun menjadi 66 dari 78 sehari sebelumnya.

Hingga Jumat (15/1) China memiliki 87.988 kasus Covid-19 dan 4.635 kematian.

Penghitungan harian corona tidak termasuk kasus yang terjadi di Makau dan Hong Kong, serta Taiwan-pulau yang selama ini diklaim China.

(dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK