Pakistan Setujui Penggunaan Darurat Vaksin Corona AstraZeneca

CNN Indonesia | Minggu, 17/01/2021 07:57 WIB
Pakistan setujui penggunaan darurat vaksin virus corona (Covid-19) buatan perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca. Vaksin corona AstraZeneca resmi dipakai Pakistan atasi Covid-19. (AP/John Cairns)
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Regulasi Obat-obatan Pakistan memberikan persetujuan terhadap penggunaan darurat vaksin virus corona (Covid-19) buatan perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca.

Menteri Kesehatan Pakistan menuturkan vaksin asal Inggris yang bekerjasama dengan Universitas Oxford itu merupakan yang pertama disetujui negaranya untuk digunakan menanggulangi pandemi corona.

Dikutip CNN, berdasarkan data John Hopkins University, Pakistan tercatat memiliki 516.770 kasus corona dengan jumlah kematian mencapai 10.908.


AstraZeneca telah melaporkan hasil uji klinis tahap tiga yang dilakukan di Brasil dan Inggris beberapa waktu lalu.

Meskipun sempat ada kekeliruan dosis yang diberikan dalam proses uji klinis, namun klaim efikasi vaksin SARS-Cov-2 itu dinilai bisa dipercaya.

Vaksin AstraZeneca disebut 70 persen ampuh melawan Covid-19.

Angka efikasi tersebut didapat dari penggabungan data kelompok orang yang divaksinasi dengan dosis tepat, dan dosis yang keliru. Jika hanya menggunakan data kelompok dosis yang tepat, ditemukan efikasi sebesar 64 persen.

Meski lebih rendah, vaksin AstraZeneca telah mencapai standar efikasi minimal vaksin Covid-19 yaitu 50 persen. Vaksin AstraZeneca juga tidak perlu disimpan dalam suhu -80 derajat seperti vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech asal Amerika Serikat.

Selain Pakistan, vaksin AstraZeneca telah lebih dulu disetujui penggunaannya oleh Inggris, India, Argentina, El Salvador, Meksiko, hingga Maroko.

(rds/DAL)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK