China Buka Suara terkait Kudeta Militer Myanmar atas Suu Kyi

CNN Indonesia | Senin, 01/02/2021 19:51 WIB
Kemlu China meminta semua pihak di Myanmar menyelesaikan perbedaan usai militer merebut kekuasaan dan menahan pemimpin de facto, Aung San Suu Kyi. Ilustrasi bendera China. (istockphoto/ Rawpixel)
Jakarta, CNN Indonesia --

China angkat bicara terkait kudeta militer di Myanmar dan penahanan pemimpin de facto, Aung San Suu Kyi, Senin (1/2).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbi meminta semua pihak di Myanmar untuk 'menyelesaikan perbedaan di antara mereka'.

"China adalah kerabat dekat Myanmar dan berharap berbagai pihak menyelesaikan perbedaan dengan cara yang benar, di bawah kerangka hukum dan konstitusi untuk menjaga stabilitas politik dan sosial," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin, saat jumpa pers, seperti dikutip dari AFP, Senin (1/2).


China yang berbagi perbatasan dengan Myanmar, kata Wang, masih berusaha memahami situasi tersebut.

Militer telah mendeklarasikan situasi darurat satu tahun di Myanmar, dan mengakhiri satu dekade pemerintahan sipil di negara itu dengan mengkudetanya.

Myanmar sendiri merupakan bagian penting dari Belt and Road Initiative China dengan visi 1 triliun dari Presiden China Xi Jinping untuk proyek maritim, kereta api dan raya di Asia, Afrika serta Eropa. Termasuk usulan jalur kereta api berkecepatan tinggi senilai 8,9 miliar dolar dari provinsi selatan Yunnan ke Pantai barat Myanmar.

Pada Januari 2020, Xi Jinping juga mengunjungi Myanmar sebagai simbol hubungan diplomatik antara kedua negara yang sudah berlangsung selama 70 tahun.

Menurut Kemlu China, dalam pertemuan antara Xi Jinping dan Presiden Myanmar U Win Myint, terungkap bahwa mereka mengejar pembangunan sesuai dengan kondisi nasionalnya sendiri.

Xi juga mengatakan bahwa China siap untuk bekerja sama dengan Myanmar dalam mempercepat penyelarasan Belt and Road Initiative (BRI) dan strategi pembangunan Myanmar.

(isa/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK