Pemimpin Kudeta Myanmar Bakal Hadiri KTT ASEAN di Jakarta

CNN Indonesia | Sabtu, 17/04/2021 20:20 WIB
Panglima junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, dikabarkan bakal menghadiri pertemuan tingkat tinggi ASEAN di Jakarta pada 24 April 2021. Panglima junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, dikabarkan bakal menghadiri pertemuan tingkat tinggi ASEAN di Jakarta pada 24 April 2021. (REUTERS/STRINGER).
Jakarta, CNN Indonesia --

Panglima junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, dikabarkan akan menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN di Jakarta pada 24 April mendatang.

Hal itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Tanee Sangrat, pada Sabtu (17/4).

Menurut Sangrat, beberapa dari total 10 pemimpin negara ASEAN akan hadir dalam pertemuan khusus membahas situasi di Myanmar pascakudeta 1 Februari lalu yang semakin memburuk itu.


Namun, dikutip Reuters, juru bicara junta militer Myanmar tidak segera menjawab untuk dimintai konfirmasi terkait kehadiran Aung Hlaing.

Jika terlaksana, maka lawatan ke Jakarta adalah kunjungan luar negeri Jenderal Min pertama usai merebut kekuasaan lewat kudeta di Myanmar.

CNNIndonesia.com telah meminta konfirmasi terkait pertemuan ASEAN dan kehadiran Aung Hlaing kepada juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, namun belum mendapat respons.

Min Aung Hlaing ialah sosok paling kontroversial dan disorot dunia saat ini. Ia merupakan otak dibalik kudeta pemerintahan sipil Myanmar yang dipimpin Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

Dua bulan kudeta berlangsung, situasi di Myanmar masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Pemberontakan sipil terhadap junta militer kian gencar hingga ke pelosok negeri.

Sementara itu, aparat keamanan pun semakin brutal menindak para penentang militer.

Menurut kelompok aktivis Myanmar, Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), lebih dari 710 orang telah tewas akibat bentrokan antara aparat dan demonstran sejak kudeta berlangsung

Junta militer juga telah menahan lebih dari 3 ribu orang anti-kudeta. Tak hanya demonstran, militer juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan setiap malam di media yang dikelola pemerintah, menargetkan selebriti, influencer, jurnalis, dan aktivis terkemuka dengan banyak pengikut di media sosial.

Pada Jumat malam, militer menangkap 380 orang yang terdiri dari selebriti, aktivis, hingga influencer.

(rds/sfr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK