Mantan Wapres AS Walter Mondale Meninggal Dunia

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 14:11 WIB
Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Walter Frederick 'Fritz' Mondale meninggal di usia 93 tahun. Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Walter Frederick 'Fritz' Mondale semasa hidup. (Getty Images via AFP/WIN MCNAMEE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Walter Frederick 'Fritz' Mondale meninggal di usia 93 tahun, Senin (19/4) waktu setempat.

Kabar duka itu disampaikan oleh juru bicara keluarga Kathy Tunheim.

"Dengan kesedihan mendalam kami memberitahu bahwa ayah tercinta kami meninggal hari ini di Minneapolis, Minnesota," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari CNN.


Di hari-hari terakhir hidupnya, wapres era Jimmy Carter itu menerima banyak telepon dari para pendukung dan pemimpin AS.

Dia terlihat siap siaga dan dapat melakukan percakapan. Termasuk percakapan terakhir dengan Presiden AS Joe Biden pada akhir pekan.

Biden menyebut Mondale sebagai teman dan mentor yang baik.

"Dia adalah Walter Mondale yang mendefinisikan wakil presiden sebagai partner kerja dan membantu memberikan pola untuk layanan saya," kata Biden.

Mondale lahir pada 1928 dari seorang pendeta Metodis dan guru musik di Minnesota selatan. Setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Minnesota, dia aktif dalam Partai Buruh-Petani-Demokrat, yang merupakan sayap dari Partai Demokrat Minnesota.

Mulai tahun 1960, dia menjabat sebagai jaksa agung negara bagian dan kemudian diangkat ke Senat AS untuk mengisi kursi yang ditinggalkan oleh Hubert Humphrey.

Mondale mewakili Minnesota di Senat dari tahun 1964 hingga 1976, ketika ia masuk sebagai calon wakil presiden mendampingi Jimmy Carter.

Mondale menjadi wakil presiden AS pada tahun 1977 hingga 1981. Ia juga merupakan kandidat presiden dari Partai Demokrat dalam Pemilihan Umun 1984 melawan Ronald Reagen. Namun, ia harus mengakui kekalahannya.

Pada 2002, Mondale menjadi kandidat Senat DFL Minessota, namun ia dikalahkan republikan Norm Coleman. Setelah kehilangan kesempatan itu, dia kembali mengajar di University of Minnesota.

Selain Joe Biden, sejumlah pejabat tinggi AS yang mengenal atau pernah bekerja sama dengan Mondale turut menyampaikan bela sungkawa.

Jimmy Carter mengingat Mondale sebagai "teman baik" dan "wakil presiden terbaik dalam sejarah negara AS.

"Selama pemerintahan kami, Fritz menggunakan keterampilan politik dan integritas pribadinya untuk mengubah wakil presiden menjadi kekuatan penggerak kebijakan yang dinamis yang belum pernah terlihat sebelumnya dan masih ada hingga saat ini," kata Carter.

Mantan Presiden AS periode 2009-2017, Barack Obama mengatakan, Mondale memperjuangkan hal-hal yang progresif dan memberi wajah baru mengenai peran wakil presiden.

Sementara wakil presiden AS saat ini, Kamala Harris memuji Mondale.

"Dia mendekatkan presiden dan wakil presiden, mendefinisikan kembali hubungan sebagai partner kerja yang sesungguhnya. Wakil Presiden Mondale bekerja berdampingan dengan Presiden Carter ketika keduanya berusaha untuk mengakhiri perlombaan senjata, mempromosikan hak asasi manusia, dan membangun perdamaian," katanya dalam sebuah pernyataan.

Mondale telah menghadapi beberapa masalah kesehatan serius dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2014, dia menjalani operasi jantung di Minnesota, dan tahun berikutnya, dia dirawat di rumah sakit karena influenza.

(isa/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK