KILAS INTERNASIONAL

Ukraina Siap Tempur hingga China Minta AS Setop Berlagak Bos

CNN Indonesia | Kamis, 22/04/2021 06:37 WIB
Ukraina kerahkan pasukan cadangan saat tegang dengan Rusia hingga Presiden China Xi Jinping minta AS setop bertingkah seperti bos, ramaikan berita internasional Rusia kirim pasukan ke perbatasan, Ukraina siaga. (REUTERS/OLEKSANDR KLYMENKO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Rabu (21/4). Mulai dari Ukraina kerahkan pasukan cadangan saat tegang dengan Rusia hingga Presiden China Xi Jinping minta Amerika Serikat setop bertingkah seperti bos.

1. Tegang dengan Rusia, Ukraina Kerahkan Pasukan Cadangan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menandatangani undang-undang yang memungkinkan mengerahkan pasukan cadangan bergabung dengan personel militer aktif.


UU itu disetujui parlemen Ukraina pada akhir Maret lalu. Hukum tersebut memungkinkan pemerintah secara signifikan meningkatkan pasukan angkatan bersenjata di tengah ketegangan dengan Rusia di perbatasan dalam beberapa waktu terakhir.

"Ini akan memungkinkan segera melengkapi unit militer dari semua pasukan pertahanan dengan pasukan cadangan, dengan demikian secara signifikan meningkatkan efektivitas tempur mereka selama agresi militer," kata kantor kepresidenan Ukraina pada Rabu (21/4) seperti dikutip Reuters.

2. Krisis Corona India Makin Parah, Nyaris 300 Ribu Kasus Sehari

India kembali menembus rekor kasus harian Covid-19 tertinggi dunia dengan angka kematian paling banyak sejak pandemi berlangsung di negara itu, Rabu (21/4).

Mengutip AFP, Kementerian Kesehatan India melaporkan dalam 24 jam, jumlah kasus harian terinfeksi Covid-19 mencapai 295.000 kasus dan angka kematian 2.023. Sehingga total kematian di India menjadi 182.553 orang.

Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pidato pada Selasa (20/4) mengatakan, negara berpenduduk 1,3 miliar itu sekali lagi harus berjuang dalam pertarungan besar.

3. Presiden China Xi Jinping Minta AS Setop Bertingkah Kayak Bos

Presiden China Xi Jinping menyerukan Amerika Serikat agar tidak bertingkah layaknya bos yang kerap memerintah dan mendikte negara lain.
Hal itu diutarakan Xi saat menyerukan kerja sama global di tengah sentimen anti-China yang meningkat.

"Kita tidak boleh membiarkan aturan ya g ditetapkan oleh suatu atau beberapa negara dipaksakan pada negara lain atau membiarkan unilateralisme ditetapkan oleh negara-negara tertentu untuk mengatur langkah bagi seluruh dunia," kata Xi dalam pidatonya di Forum Boao untuk Asia melalui video, Selasa (20/4).

Menurut Xi, negara besar harus berperilaku sesuai dengan status mereka dan dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar.

"Memerintah dan mendikte negara lain atau mencampuri urusan dalam negeri negara lain hanya akan merugikan kepentingan sendiri dan membuat orang lain tak berempati," ucap Xi menambahkan.

(dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK