Ingin Wisata, Rombongan Lansia di China Malah Dibawa ke Makam

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 19:26 WIB
Rombongan wisatawan lanjut usia di China ditipu oleh agen perjalanan. Bukan jalan-jalan ke tempat indah, tetapi mereka dibawa ke kuburan. Ilustrasi turis China. (AP/Andy Wong)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rombongan wisatawan lanjut usia di China ditipu oleh agen perjalanan. Para lansia itu ditipu oleh agen perjalanan lokal lewat paket wisata yang ditawarkan.

Bukannya jalan-jalan ke lokasi wisata, tetapi para orangtua itu justru dibawa ke pemakaman.

Agen perjalanan lokal kota Chongqing, Longyao awalnya menjanjikan tur perjalanan ke tempat-tempat indah kepada para rombongan lanjut usia.


Tetapi ternyata mereka hanya dibawa ke pemakaman. Di pemakaman itu, Longyao justru menawarkan penjualan kuburan.

Kejadian itu terjadi baru-baru seperti dilaporkan Global Times, Senin (3/5).

Salah satu turis bernama Zheng mengaku awalnya didekati oleh agen perjalanan wisata itu. Mereka lalu menawarkan paket wisata jalan-jalan ke tempat yang indah.

Adapun biaya yang dikenakan untuk perjalanan itu sebesar 18 yuan atau sekitar Rp40 ribu, termasuk makan siang gratis. Zheng merasa tertarik dengan tawaran itu.

Ia kemudian menyebarkan informasi itu kepada teman-temannya, dan banyak di antara mereka yang tertarik untuk daftar tur tersebut.

Rekaman video yang diambil di dalam bus menunjukkan kelompok itu bernyanyi dan tersenyum di hari mereka akan melakukan tur.

Tetapi saat para Lansia itu tiba di tempat yang indah, ternyata lokasi tersebut adalah kuburan.

Zheng lalu melaporkan Longyao ke komite pengembangan pariwisata dan budaya Kotamadya Chongqing.

Pihak berwenang China pun memutuskan untuk menyelidiki agensi itu. Dari hasil penyelidikan sementara ditemukan bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki kualifikasi untuk mengatur kelompok wisata.

Pemerintah kota Chongqing mengatakan akan menindak setiap perilaku yang melanggar hak wisatawan dan merusak citra kota.

(isa/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK