Kisah Anak TKI Hidup Sebatang Kara di Arab Saudi

CNN Indonesia | Rabu, 19/05/2021 14:34 WIB
Seorang anak dari TKI bernama Hisyam kini hidup sebatang kara di Arab Saudi. Ibunya meninggal, sementara ayah kembali ke Bangladesh. Ilustrasi. (iStockphoto/FOTOKITA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang anak dari TKI bernama Hisyam kini hidup sebatang kara di Arab Saudi. Ibunya meninggal, sementara ayah kembali ke Bangladesh.

Ibu Hisyam merupakan warga Pontianak yang lama tinggal di Madura, sementara sang ayah merupakan warga asli Bangladesh.

Dalam akun YouTube Sahabat Kacong, TKI yang tinggal di Arab, diceritakan bahwa bocah 11 tahun itu hidup sebatang kara sejak satu tahun yang lalu.


Tepatnya ketika ibunya meninggal dunia di Ramadan tahun lalu.

Selama ini Kacong sudah dianggap seperti ayah sendiri oleh Hisyam. Kacong sendiri dalam Bahasa Madura berarti anak laki-laki. Jadi, kemungkinan bukan nama asli pemilik YouTube tersebut.

"Sudah lama bersama aku, dan dia tuh enggak punya keluarga lagi di sini. Makanya sekarang bawa dia [ke Mekkah], bisa berdoa untuk mamanya. Mamanya dia itu sudah meninggal, satu tahun yang lalu," ujar Kacong seperti dilansir dari HaiBunda.

Saat pertama tinggal bersama Kacong, Hisyam tak bisa berbahasa Indonesia, sehari-hari ia menggunakan bahasa Arab. Namun, seiring waktu, ia perlahan bisa menggunakan Bahasa Indonesia.

Namun Hisyam telat memulai belajar. Di usia sekitar 10 tahun, Hisyam baru diajari baca tulis, dan mengaji.

Ada satu hal yang membuat Kacong kerap terenyuh melihat Hisyam. Ketika mengingat mendiang ibunya, Hisyam terlihat sedih dan memilih tak membahas soal kematiannya.

"Mamanya meninggal di bulan Ramadan tanggal 17. Saya ingat betul waktu kejadian mamanya meninggal, dia menceritakan kejadiannya," kata Kacong.

Ibu Hisyam meninggal di kamar rumahnya. Sang ibunda meninggal dalam keadaan sujud. "Mama ana mateh [mati dalam Bahasa Madura]," kata Kacong mengulang kalimat yang disampaikan Hisyam kala itu.

Kata Kacong, ibunda Hisyam merupakan sosok pekerja keras, namun ternyata memiliki riwayat penyakit. Karena kebutuhan memenuhi nafkah untuk anak, sang ibunda memaksakan diri untuk bekerja sambil membawa anak.

"Saat sakitnya sudah parah, di bulan Ramadan. Saat pulang dari tempat kerja ke rumahnya, dan akhirnya umur sampai di situ. Hari ke-17 Ramadan," ucapnya.

"Ini keluarganya enggak ada di sini sama sekali, ibunya enggak punya keluarga di sini, enggak punya saudara di sini. Waktu saya cari saudara dia, kata dia, dia punya saudara, dia punya kakak di Indonesia, di Pontianak."

Ayah Hisyam sendiri pulang ke negaranya karena memiliki istri dan anak juga di sana.

"Anak ini kenapa bisa bersama saya. Karena bapaknya ini punya nomor orang yang tinggal sama ibunda Hisyam. Makanya temannya ibu Hisyam ini dikasihkan, taruh di rumah, sambil cari solusi, dipulangkan ketemu sama saudaranya," ujar Kacong.

Ayah Hisyam juga tak mau berurusan dengan kepolisian lantaran mendiang istrinya di Arab tak punya izin resmi untuk bekerja. Tak cuma itu, Hisyam juga sulit untuk pulang ke Indonesia.

Ditahan Polisi

Laporan terbaru mengungkapkan bahwa Hisyam dan Sahabat Kacong, ditahan oleh polisi di Arab.


KLIK DI SINI UNTUK ARTIKEL SELENGKAPNYA.

(dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK