China Lockdown Guangzhou Usai Terjadi Lonjakan Kasus Covid

CNN Indonesia
Senin, 31 May 2021 10:46 WIB
China mengunci total atau lockdown sebuah kawasan di kota Guangzhou setelah terjadi lonjakan kasus virus corona. Ilustrasi tes massal Covid-19 di China. (AP/Mark Schiefelbein)
Jakarta, CNN Indonesia --

China mengunci total atau lockdown sebuah kawasan di kota Guangzhou setelah terjadi lonjakan kasus virus corona.

Pusat industri di utara Hong Kong yang menampung hampir 15 juta orang itu melaporkan 20 kasus baru Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Biro kesehatan kota Guangzhou pada Sabtu (29/5) mengidentifikasi lima jalan di distrik Liwan di pusat kota sebagai daerah berisiko tinggi.


Pemerintah setempat pun memerintahkan penduduk untuk tidak keluar rumah sampai pengujian Covid-19 dari rumah ke rumah rampung.

Pasar, sekolah, dan tempat hiburan di daerah itu ditutup.

Pemerintah kota bergegas melakukan pengujian massal dan sekitar 700 ribu orang telah diuji hingga Rabu (26/5).

Sejauh ini China hampir bisa mengendalikan penyebaran virus corona. Mereka telah memperketat aturan karantina setelah lonjakan kasus di negara tetangga.

Wabah kecil di Guangzhou diyakini terkait dengan seorang wanita berusia 75 tahun yang dites positif untuk varian virus corona yang pertama kali diidentifikasi di India.

Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mencatat, hingga kini China memiliki 91.061 kasus Covid-19 dan 4.636 kematian.

(dea/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER